By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Terjadi Kekacauan Antarmahasiswa, Korlap Aksi Beri Tanggapan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
RegionalVaria Kampus

Sempat Terjadi Kekacauan Antarmahasiswa, Korlap Aksi Beri Tanggapan

Last updated: 26 Oktober 2023 9:30 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 26 Oktober 2023
Share
SHARE
Kekacauan Antarmahasiswa, Aksi Evaluasi 9 Tahun Jokowi, Jawa Tengah
Seorang mahasiswa sedang tersulut emosi saat aksi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Rabu (25/10/2023). (Amanat/Alfarizy).

Amanat.id- Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah melakukan aksi bertajuk “Evaluasi 9 tahun Jokowi” di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Rabu (25/10/2023).

Saat berjalannya aksi, terjadi kekacauan antarmahasiswa. Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Razan Siregar, kekacauan antara dua kubu tersebut sebenarnya merupakan bentuk kekecewaan kepada pihak berwenang.

“Teman-teman yang ada di sini kecewa dengan yang ada di DPRD karena tidak ingin membukakan pintunya kepada masyarakat,” tegasnya saat diwawancarai oleh tim Amanat.id.

Akibatnya, beberapa pihak mencoba untuk memisahkan diri dari massa yang masih mencoba untuk menyampaikan tuntutannya kepada DPRD Jawa Tengah.

Di sisi lain, Korlap Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Fuad Dhiyaulhaq menjelaskan bahwa rencana awal adalah menyampaikan aspirasi di dalam gedung.

“Rencana kami adalah bagaimana caranya menyampaikan aspirasi di dalam gedung,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa hal tersebut ditolak dan tidak mendapat izin dari pihak kepolisian. Pada akhirnya, massa memilih untuk menyampaikan di depan gerbang.

“Karena tidak diizinkan oleh aparat kepolisian, kami akhirnya menyampaikan aspirasi di depan gerbang,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya sumber dari terjadinya kekacauan adalah sosialisasi yang tidak intensif terkait teknis saat di lapangan.

“Saat konsolidasi, tidak dibahas secara intens teknis terkait hal-hal yang akan terjadi di lapangan,” tambahnya.

Namun, pendapat yang berbeda diberikan oleh salah satu mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang mengikuti aksi, Marcelio.

Ia mengatakan bahwa mahasiswa UIN hanya mengikuti konsolidasi pertama dan tidak mengikuti konsolidasi lanjutan.

“Mahasiswa UIN hanya mengikuti konsolidasi yang pertama dan tidak mengikuti konsolidasi lanjutan,” katanya.

Marcel juga menambahkan bahwa mahasiswa UIN ingin masuk ke dalam dengan memecahkan gerbang.

“Memecahkan gerbang itu tidak termasuk rencana kami. Rencana kami, yaitu dibukakan gerbang secara ikhlas kemudian menyampaikan tuntutan kepada pihak DPRD,” tambahnya.

Meskipun begitu, salah satu aparat kepolisian, Wicaksono menilai bahwa aksi demonstrasi berjalan damai dan tertib.

“Aksi demo berlangsung lancar dan kondusif,” tuturnya.

Reporter: Moehammad Alfarizy
Editor: Revina

Dalam Sehari, Dua Motor Mahasiswa FSH Hilang
Sekda Kota Semarang; Pemerintah Harus Pro Mahasiswa
AMW Kembali Adakan Aksi, Tuntut Cabut Wajib Ma’had UIN Walisongo
Imam Taufik: 76,40% Mahasiswa UIN Walisongo Lulus Tepat Waktu
Malam Puncak Psikestival FPK UIN Walisongo, Rayakan Harlah Melalui Konser Musik
TAGGED:dprd jawa tengahevaluasi 9 tahun jokowiJokowikekacauan antarmahasiswakinerja jokowipenyebab kekacauan saat demo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Sempat Pesimis, Tim Paduan Suara FST Berhasil Sumbang Emas 

Fitrya Madani
21 September 2019
Al-Quran Dikaji, Eksploitasi Ilmunya Tidak Akan Pernah Habis
Retak Rekat Bangsa Karena Warga Negara
Tabloid SKM Amanat Edisi 132
Meriahkan Puncak Psikestival 2022, DEMA FPK UIN Walisongo Adakan Konser
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Terjadi Kekacauan Antarmahasiswa, Korlap Aksi Beri Tanggapan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sempat Terjadi Kekacauan Antarmahasiswa, Korlap Aksi Beri Tanggapan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?