By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ngeri-Ngeri Sedap: Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
ngeri-ngeri sedap komunikasi anak dan orang tua
Latar gambar dalam poster film "Ngeri-Ngeri Sedap". (Sumber: Netflix)
Film

Ngeri-Ngeri Sedap: Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga

Last updated: 1 Desember 2022 1:49 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 1 Desember 2022
Share
SHARE
ngeri-ngeri sedap komunikasi anak dan orang tua
Latar gambar dalam poster film “Ngeri-Ngeri Sedap”. (Sumber: Netflix)

Film Ngeri-Ngeri Sedap bak angin segar dalam kancah perfilman Indonesia. Mengangkat genre komedi keluarga—yang jarang diusung sebagai genre film, Ngeri-Ngeri Sedap mendapat sambutan positif. Film Ngeri-Ngeri Sedap disutradai dan ditulis langsung oleh Bene Dion Rajagukguk. Kepiawaian para aktor dan tim di balik layar mengantarkan film Ngeri-Ngeri Sedap hingga mewakili Indonesia dalam ajang Oscar ke-95 pada tahun 2023.

Film Ngeri-Ngeri Sedap mengisahkan problem keluarga Domu dari suku Batak. Marlina/Mama Domu (Tika Panggabean) dan Pak Domu (Aswendy Nasution) berusaha melakukan berbagai upaya untuk membujuk ketiga anak lelakinya—Domu (Boris Bokir), Gabe (Lolox), dan Sahat (Indra Jegel)—agar mau pulang dari perantauan.

Keluarga Domu menyuguhkan isu-isu kekeluargaan yang sering terjadi dan relate dengan kehidupan kita. Seperti tentang kerinduan orang tua terhadap anaknya yang telah bertahun-tahun nihil pulang, gap emosional antara orang tua dan anak, serta mimpi-mimpi anak yang harus direlakan demi menuruti keinginan orang tua.

Acting yang diperankan oleh para aktor cukup baik, terlihat pada adegan klimaks ketika mereka saling marah dan kecewa. Seperti saat Domu menjelaskan kepada ayah mereka alasan kerenggangan hubungan antara anak dengan orang tuanya yang sukses mengaduk emosi pemirsa.

Dialognya pun terbilang ringan dan sederhana, sehingga menambah nilai realistis. Sayangnya, scene komedi yang ditampilkan masih sangat minim, padahal film Ngeri-Ngeri Sedap mengangkat tema komedi-keluarga.

Meskipun banyak menyelipkan kosakata dan humor khas Batak, film Ngeri-Ngeri Sedap tetap cocok dinikmati dengan anggota keluarga. Dengan porsi yang sesuai, pesan moral dari film Ngeri-Ngeri Sedap tersampaikan dengan apik.

Komunikasi Jadi Pemicu Masalah dalam Keluarga

Dalam film Ngeri-Ngeri Sedap diperlihatkan pentingnya komunikasi antar anggota keluarga. Seringkali, masalah dalam keluarga muncul karena kesalahpahaman atau perasaan-perasaan yang terpendam atas dasar rasa segan.

Orang tua seharusnya mampu menyelinap dan mengakrabkan diri dengan anak, sehingga anak dapat lebih leluasa dalam berbagi perasaan dan pikiran dengan orang tua. Pola asuh yang terlalu mengekang justru akan mencipta jarak makin lebar di antara keduanya.

Dalam kasus perselisihan antara anak dan orang tua, seringkali pihak anak lah yang harus mengalah. Padahal, tak menutup kemungkinan jika sumber utama masalah justru berasal dari keegoisan orang tua yang tidak mau mendengarkan dan memahami anaknya.

“Hidup itu harus memberikan cahaya bagi orang lain.”

Itulah kalimat yang terlontar dari mulut Pak Pomo saat Sahat pamit pulang kampung dan kemungkinan besar tidak akan kembali ke rumah Pak Pomo lagi. Pada saat itulah Pak Pomo memberi nasihat kepada Sahat bahwa manusia harus bermanfaat kepada orang lain, terutama manfaat anak kepada orang tuanya. Seberapapun sakit dan kecewa yang terukir dalam dada, anak harus bisa memaafkan dan membangun kembali hubungan dengan orang tua.

Film Ngeri-Ngeri Sedap juga mengkritik perihal anak perempuan yang harus lebih banyak berkorban demi memenuhi tradisi dan ambisi keluarga. Seperti yang dialami Sarma (Gita Bhebhita) yang merelakan mimpinya menjadi koki demi mengikuti saran orang tuanya untuk menjadi PNS dan tetap tinggal di Medan bersama orang tuanya.

Meskipun belum sempurna dan masih menuai kritik pada beberapa titik, film Ngeri-Ngeri Sedap layak dimasukkan dalam daftar film yang wajib ditonton.


Identitas Film:

Judul Film: Ngeri-Ngeri Sedap
Sutradara: Bene Dion Rajagukguk
Produser: Dipa Andika
Penulis Naskah: Bene Dion Rajagukguk
Rumah Produksi: Imajinari Visionari Film Fund
Durasi: 114 menit
Genre: Drama Komedi-Keluarga

Resentator: Rizki Godjali

Recall Reformasi Melalui Mockumentary
Derita ABK di Balik Nikmatnya Seafood yang Kita Santap
Cerita Hidup Seorang Penipu Ulung
Buah Simalakama Social Media
Bapakism, Warisan Era Orde Baru
TAGGED:drama keluargangeri-ngeri sedapresensi film
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Parkir NCF UIN Walisongo, UIN Walisongo
UIN WalisongoVaria KampusWarta Mahasiswa

Pengguna Jalan Terganggu Akibat Sosialisasi Parkir NCF UIN Walisongo Tidak Tersebar Luas 

Salsabila Alifia Widuri
25 Mei 2023
Mengudara Bersama Ambisi
Rektor UIN: Jangan Lupakan Orang yang Berjasa untuk Kita
Politik Virtual Era Digital
KKN KNMB 2022 di Papua Resmi Dibuka, Berikut Syarat Pendaftarannya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ngeri-Ngeri Sedap: Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ngeri-Ngeri Sedap: Pentingnya Komunikasi dalam Keluarga
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?