By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Persiapan 3 Bulan, Pentas Produksi ke-11 Teater Mimbar Angkat Budaya Minang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Persiapan 3 Bulan, Pentas Produksi ke-11 Teater Mimbar Angkat Budaya Minang

Last updated: 21 Agustus 2024 8:10 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 21 Agustus 2024
Share
SHARE
Teater Mimbar, Pentas teater mimbar, Pentas Nyonya-nyonya, UKM Mimbar, UIN Walisongo
Tiga aktor sedang beradu akting dalam Pentas Produksi ke-11 Teater Mimbar berjudul “Nyonya-Nyonya” di Auditorium I kampus 1 UIN Walisongo, Selasa (20/8/2024). (Amanat/Ulya).

Amanat.id- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Mimbar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan Pentas Produksi ke 11 dengan judul “Nyonya-Nyonya” yang bertempat di Auditorium I Kampus 1, Selasa (20/8/2024).

Sutradara Pentas Produksi Teater Mimbar, Muhammad Azza Mahmiyyah mengatakan bahwa proses persiapan untuk teater membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan.

“Prosesnya itu dari bulan Mei sampai bulan Agustus ini,” tuturnya.

Dirinya mengatakan bahwa dalam proses latihan, hal terpenting adalah disiplin, manejemen waktu, dan mengasah pola pikir.

“Yang penting bagi saya itu prosesnya dimana orang-orang dapat mendisiplinkan diri, membagi waktu, dan mengasah pola pikir,” ucapnya.

Selama persiapan pentas, sambung Azza, kurangnya energi para aktor menjadi kendala.

“Untuk kendala itu mungkin energi ya. Karena latihan dari jam dua siang sampai jam sebelas malam,” tambahnya.

Pemeran Utama dalam Pentas Produksi “Nyonya-Nyonya“, Sauma Wulandari mengatakan bahwa yang sulit dari karakter “Nyonya” ialah logat minang yang harus dituturkannya selama pementasan.

“Sulit untuk mendalami karakter dari tokoh yang diperankan dimana Nyonya ini merupakan orang Minang dan harus menggunakan logat Minang dalam pementasan,” katanya.

Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa “Nyonya” merupakan karakter wanita yang menjaga adat.

“Karakter Nyonya ini sebagai wanita yang menjaga adat. Nyonya juga perempuan yang dianggap materialistik,” ucapnya.

Salah satu penonton, Catelia Rifqi mengatakan bahwa dalam membawakan perannya, beberapa aktor masih terbawa logat Jawa.

“Sejauh ini keren, sih, walaupun ada beberapa logat masih ada yang terbawa medok,” katanya.

Reporter: Ulya Chusnul Chofifah
Editor: Eka R.

Ini Daftar Nama yang Berhak Mengikuti Tes Tulis dan Wawancara Calon Kru SKM Amanat 2019
Ingin Tetap Produktif Selama Social Distancing, Berikut 5 Tipsnya
Jalan di Samping Auditorium 2 Macet, Komandan Satpam; Lumrah ketika Wisuda
Menjaga Penyebaran Virus, Mahasiswa KKN MP UIN Walisongo Bagikan Masker Kepada Masyarakat
PPB UIN Walisongo Jadwalkan Pre-Test TOEFL-IMKA Offline bagi Angkatan 2023
TAGGED:pentas nyonya-nyonyapentas teater mimbarteater mimbaruin walisongoukm mimbar
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Opini

Apalagi Setelah Pesta Ketidaktahuan Diri?

Diah Khalimatus Sa'diyah
21 Maret 2019
Derlina : Jaga Diri dan Selektif dalam Bergaul itu Penting
Husein Muhammad; Menafsirkan Al-Qur’an Tidak Bisa Hanya Secara Tekstual
Gunakan Prinsip Kaizen, Gapai Targetmu
SEMA UIN Walisongo Adakan Audiensi ke DPRD Kota Semarang, Bahas Kemiskinan hingga Hukum
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Persiapan 3 Bulan, Pentas Produksi ke-11 Teater Mimbar Angkat Budaya Minang
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Persiapan 3 Bulan, Pentas Produksi ke-11 Teater Mimbar Angkat Budaya Minang
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?