By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentas “Mantep” Teater Koin UIN Walisongo, Karya Spesial Peringati 10 Tahun
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Pentas “Mantep” Teater Koin UIN Walisongo, Karya Spesial Peringati 10 Tahun

Last updated: 8 Juni 2024 12:46 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 8 Juni 2024
Share
SHARE
Teater koin, Pentas teater koin, Pentas mantep teater koin, Pementasan teater, UIN Walisongo
Seorang aktor sedang berakting dalam pentas produksi “Mantep” di Gedung Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Jumat (7/6/2024). (Amanat/Kholil).

Amanat.id- Teater koin Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar pentas produksi dengan judul “Mantep” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 di Gedung Auditorium I Kampus 1, Jumat (9/6/2024).

Pimpinan Produksi (Pimpro), Sari menjelaskan bahwa persiapan dimulai sebelum Lebaran Idul Fitri dan memakan waktu lama.

“Persiapan memakan waktu cukup lama, bahkan sebelum lebaran sudah ada reading dan casting aktor, setelah lebaran sudah mulai latihan rutin,” jelasnya.

Lanjutnya, adapun tantangan utama yaitu mendapatkan aktor yang cocok dengan karakternya.

“Tantangan terbesar ketika mengumpulkan aktor yang sesuai dengan karakter, dan semua itu sudah terealisasikan dari pentas ini,” tuturnya.

Sari berharap Teater Koin dapat terus berkarya dan menghasilkan pementasan yang lebih baik di masa depan.

“Semoga Teater Koin bisa terus berkarya dan menghasilkan karya-karya serta pementasan yang lebih dari pementasan kali ini,” ucapnya.

Pertama kali pentas menggunakan Naskah sendiri, Sutradara Pentas, Tegar Ezha Pratama mengatakan bahwa banyak hal yang harus didiskusikan.

“Karena ini adalah pentas produksi pertama kami dengan naskah yang kami buat sendiri, jadi banyak hal yang perlu didiskusikan,” katanya.

Dirinya lantas mengaku bahwa beberapa aktor perempuan tidak mau melepas hijab menjadi tantangan.

“Beberapa aktor memiliki prinsip untuk tidak melepas hijab karena alasan agamanya, dan ini menjadi tantangan dalam pementasan,” terangnya.

Menanggapi isi naskah pementasan, ia menjelaskan bahwa sekarang ini banyak orang meromantisasi hubungan di luar pernikahan.

“Banyak orang sekarang cenderung meromantisasi hubungan yang seharusnya tidak terjadi di luar pernikahan,” katanya.

Selain itu, sambung Tegar, pesan dari pentas cukup tersampaikan meskipun masih banyak yang perlu dievaluasi.

“Kami merasa pesan yang ingin disampaikan cukup tersampaikan meskipun ada banyak yang perlu dievaluasi,” katanya.

Tegar menjelaskan bahwa dalam sejarah, teater juga merupakan media menyuarakan aspirasi.

“Kita melihat dari sejarah seni, teater selalu menjadi media untuk mengkritik dan menyuarakan aspirasi, termasuk melalui monolog dan naskah,” jelasnya.

Salah satu penonton, Abdala memberikan pandangan tentang isi dari pementasan tersebut.

“Dari pentas ini terangkat semua ironi, pesan yang ingin disampaikan tentang pergaulan di masa muda yang semakin lama makin liar, dan orang-orang yang dibodohi atau segala macamnya,” tuturnya.

Menurut Abdala, yang paling menonjol dalam pentas teater koin adalah jokes karakter yang pas.

“Paling menonjol menurut saya adalah jokes-jokes karakter yang masuk,” akunya.

Namun, dirinya menyayangkan pendalaman karakter yang kurang.

“Pendalaman karakternya masih kurang, salah satunya karena latar belakang mereka itu dari satu sekolah yang sama dan saling kenal, seharusnya itu diceritakan,” tutupnya.

Reporter: Ahmad Kholilurrokhman
Editor: Eka R.

Bangkitkan Semangat Bersastra, SKM Amanat Luncurkan Majalah Sastra Soeket Teki dan Dialog Sastra
PKM dan PMB Sepakat Tak Ajukan Calon DEMA UIN Walisongo, Kritisi Timeline Singkat
UIN Walisongo Keluarkan Surat Edaran Pembayaran UKT dan Biaya Ma’had 2023
Umar Sahid; Keberkahan dari Pengalaman Menulis di SKM Amanat
Jusuf Kalla Akan Hadiri PAg ke-XVI Kopma UIN Walisongo
TAGGED:pementasan teaterpentas mantep teater koinpentas teater kointeater koinuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Opini

Impor Rektor, Ketergantungan Indonesia pada Asing

Mohammad Iqbal Shukri
10 Agustus 2019
Bangun SDM Desa Dalam Hadapi Era Disrupsi, Mahasiswa KKN Lakukan Go Green.
KKN Walisongo Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring
Kuota Terbatas! Beasiswa Prestasi UIN Walisongo Semarang Dibuka
Gelar Workshop Pelatihan Pendampingan PPH, WHC Sosialisasikan Sertifikasi Halal
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentas “Mantep” Teater Koin UIN Walisongo, Karya Spesial Peringati 10 Tahun
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pentas “Mantep” Teater Koin UIN Walisongo, Karya Spesial Peringati 10 Tahun
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?