By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Peduli Penyandang Tuli, KPSR FPK UIN Walisongo Adakan Seminar Bahasa Isyarat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Peduli Penyandang Tuli, KPSR FPK UIN Walisongo Adakan Seminar Bahasa Isyarat

Last updated: 18 Mei 2025 11:39 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 19 Mei 2025
Share
SHARE
Bahasa Isyarat, KPSR FPK, KPSR FPK UIN Walisongo, KPSR SignTalk, Seminar Bahasa Isyarat
Koh Aming sedang menjelaskan bahasa isyarat dalam acara KPSR Sign Talk 2025 di Teater ISDB FITK Kampus 3 UIN Walisongo, Sabtu (17/5/2025). (Amanat/Alia).

Amanat.id- Kelompok Peduli Sosial Remaja (KPSR) Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan acara KPSR SignTalk di Gedung Teater Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Sabtu (17/5/2025).

Dengan tema “Menghubungkan Masyarakat Melalui Bahasa Isyarat: The Power of Signs, the Language of Love“, Ketua Pelaksana KPSR SignTalk, Bilqis Oktasyaqi Bramasti menjelaskan tema tersebut diangkat karena tunarungu juga berhak bersosialisasi.

“Semua individu, termasuk penyandang tunarungu mendapatkan hak yang sama dalam bersosialisasi dan berkomunikasi,” jelasnya saat diwawancarai tim Amanat.id, Sabtu (17/5).

Ia menuturkan acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang dunia tunarungu, etika dengan teman tuli, dan penggunaan bahasa isyarat sehari-hari.

“Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang dunia tunarungu, etika berinteraksi dengan teman tuli, serta praktik penggunaan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Ia juga berupaya untuk membantu mengenalkan komunikasi non-verbal kepada masyarakat.

“KPSR burupaya mengenalkan pentingnya komunikasi non-verbal, khususnya bahasa isyarat kepada masyarakat umum dan mahasiswa lintas program studi,” katanya.

Ketua Umum KPSR FPK UIN Walisongo, Anya Gifa Razendriya Saffana mengatakan acara KPSR SignTalk diikuti 85 peserta dan dibuka untuk umum.

“Acara ini diikuti 85 peserta, kami tidak ingin hanya mahasiswa FPK saja yang bisa mengikuti, mahasiswa fakultas lain bahkan universitas lain dapat ikut dalam seminar ini, agar impactnya lebih luas,” terangnya.

Ia menjelaskan acara ini dijalankan dengan bantuan sponsorship sebagai solusi dari efisiensi anggaran.

“Salah satu cara agar kami tetap bisa menjalankan proker besar di tengah efisiensi anggaran, yaitu dengan membuka sponsorship dan melakukan danusan yang kurang lebih bisa membantu untuk keberlangsungan acara ini,” tuturnya.

Salah satu peserta umum KPSR Signtalk, Salma Nadhifah menjelaskan bahwa tertarik dengan tema yang dibahas dalam acara ini.

“Saya tertarik dengan tema yang dibahas karena jarang ada kampus yang mengadakan acara dengan menggunakan tema ini, dan acaranya pun seru, asyik, dan bermanfaat,” tuturnya.

Peserta lainnya, Sindi Aulia Kusuma Wardani terkesan dengan tema yang dibahas KPSR SignTalk.

“Acaranya menarik, apalagi kita kurang mengetahui mengenai teman tuli dan sebagainya. Dengan acara ini kita jadi kenal dengan komunitas teman tuli, belajar praktik bahasa isyarat langsung, dan etika teman dengar dengan teman tuli,” tuturnya.

Menurutnya bahasa isyarat sangat unik karena bukan hanya menggunakan gerakan saja, tetapi ekspresi juga.

“Saat tadi pemateri mengobrol menggunakan bahasa isyarat menurut aku itu sangat menarik karena kita tidak hanya menggunakan gerakan. tapi juga ekspresi,” tuturnya.

Ia berharap KPSR dapat terus menggelar acara-acara yang menarik.

“Semoga ke depannya KPSR mengadakan banyak proker yang menarik lagi,” tutupnya.

Reporter: Ragil Alfiyyah

Editor:  Melini Rizki

Hasil Lokakarya Imsakiyah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 3 April 2022
Februari Mendatang, PPB Buka 1000 Kuota Tes Imka Toefl
Dies Natalis ke-54 UIN Walisongo; Dekanat Fakultas Beri Doorprize Jalan Sehat
KSR UIN Walisongo Peroleh 110 Kantong Darah
Rencana Dibuka 2024, FK UIN Walisongo Masih Tunggu Izin Kemendikbud
TAGGED:bahasa isyaratkpsr fpkkpsr fpk uin walisongopeduli penyandang tuliseminar bahasa isyarat
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Tari Gambang Semarangan Hingga Reog Ponorogo Meriahkan Pembukaan PBAK 2017

Iin Endang Wariningsih
21 Agustus 2017
Selaksa Pilu
Manusia yang Kehilangan Jati Dirinya
Hasyim Muhammad: Tidak Ada Kesuksesan Tanpa Penderitaan
Tim KKN Posko 73 Mulai Program TPQ Lansia
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Peduli Penyandang Tuli, KPSR FPK UIN Walisongo Adakan Seminar Bahasa Isyarat
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Peduli Penyandang Tuli, KPSR FPK UIN Walisongo Adakan Seminar Bahasa Isyarat
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?