By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
RegionalVaria Kampus

Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun

Last updated: 26 November 2024 11:39 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 25 November 2024
Share
SHARE
Rakyat Ngaliyan Menggugat, Aliansi Mahaisswa Walisongo Kecelakaan di Ngaliyan, Truk rem Blong, Kecelakaan Semarang,
Beberapa masa aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat” sedang berorasi di Jembatan Tol Semarang-Batang buntut kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan besar, Senin (25/11/2024). (Amanat/Alfarizy).

Amanat.id- Aliansi Mahasiswa Walisongo (AMW) mengadakan aksi bertajuk “Rakyat Ngaliyan Menggugat” di jembatan tol Semarang-Batang sebagai bentuk protes terhadap kecelakaan truk berisi muatan 8 ton yang memakan korban, Senin (25/11/2024).

Aksi tersebut dipicu oleh terjadinya kecelakaan maut yang diakibatkan oleh truk rem blong menabrak kios dan ruko samping jalan di turunan Silayur, jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (21/11). Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka berat. 

Tragedi tersebut telah meninggalkan luka mendalam bagi warga sekitar karena telah menambah panjang daftar kecelakaan yang terjadi di jalanan Ngaliyan. 

Hampir setiap tahunnya terjadi kecelakaan truk bermuatan besar merenggut banyak korban jiwa. Seperti satu tahun silam, tragedi truk pengangkut tanah yang menimpa sebuah mobil menyebabkan dua orang, seorang ibu dan anaknya tewas, Rabu (7/6/2023). 

Koordinator Lapangan, Muhammad Bagas Saputra menjelaskan tujuan pokok dari adanya aksi adalah untuk mengedukasi masyarakat.

“Aksi ini untuk memahamkan masyarakat terkait konflik akibat kecelakaan di Ngaliyan,” ucapnya saat diwawancarai secara oleh tim Amanat.id.

Bagas menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dedikasi mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami akan mengawal dan mengadvokasi secara maksimal,” ujarnya.

Ia menyatakan salah satu bentuk upaya advokasi adalah mengawal korban kecelakaan mendapatkan keadilan.

“Untuk advokasi yaitu mengawal korban mendapatkan kompensasi yang adil,” katanya.

Bagas menjelaskan kompensasi yang dimaksud adalah bentuk tanggung jawab dari pihak penjamin korban kecelakaan lalu lintas (Jasa Raharja), perusahaan terkait, dan Pemerintah Kota Semarang.

“Kompensasi ada dari Jasa Raharja, perusahaan, dan Pemerintah Kota Semarang,” imbuhnya.

Selain itu, Ia menuturkan bahwa pihak AMW telah berkomunikasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagai salah satu langkah advokasi.

“Sebelum ini, kami sudah komunikasi dengan LBH untuk membantu mengadvokasi korban,” tuturnya.

Bagas pun menegaskan bahwa aksi yang dilakukan murni gerakan bersama tanpa ada suatu kepentingan atau Pemilihan Mahasiswa.

“Tidak ada kaitannya dengan Pemilwa. AMW bukan milik organisasi tertentu, kami bergerak secara kolektif,” tegasnya.

Salah satu peserta aksi, Ryan Wisnal menyatakan langkah advokasi oleh mahasiswa terhadap korban kecelakaan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa.

“Aksi ini salah satu bentuk kepedulian terhadap korban,” ucapnya.

Menurutnya, gerakan mengadvokasi korban juga merupakan bentuk kesadaran mahasiswa.

“Untuk membangun gerakan, siapa lagi yang sadar kalau bukan mahasiswa,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh AMW tersebut mendapatkan sambutan baik dari masyarakat.

“Tanggapannya baik, terlebih masyarakat yang tahu masalahnya,” katanya.

Menurut Wisnal, pemberian izin terhadap kendaraan bermuatan besar menjadi intisari masalah kecelakaan yang terjadi tempo hari.

“Secara regulasi, kendaraan yang bermuatan lebih dari 8 ton tidak boleh melintas,” ujarnya.

Ia juga turut menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bukan untuk kepentingan tertentu.

“AMW wadah untuk semua kalangan mahasiswa yang ingin bergerak,” katanya.

Wisnal juga menyampaikan kekecewaannya karena Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo tidak menginisiasi berjalannya aksi.

“Saya lihat dari pihak DEMA tidak ada inisiasi sama sekali,” tutupnya.

Reporter: Moehammad Alfarizy
Editor: Eka R.

Pesan Penting Menteri Desa Saat Pelepasan KKN-DR UIN Walisongo 2020
Iseng Ikut Jalan Sehat, Farrel Mahasiswa UIN Walisongo Dapatkan Doorprize Mesin Cuci
Hasyim Muhammad: Tidak Ada Kesuksesan Tanpa Penderitaan
Nizar Ali; UKT UIN Walisongo Paling Murah Sebab Mekanismenya Jelas
Pesantren Jurnalistik Bersama Majalah Gatra, Jaring Mahasiswa Jadi Wartawan Freelance
TAGGED:aliansi Mahasiswa walisongokecelakaan di ngaliyankecelakaan semaranglaka maut beruntunrakyat ngaliyan menggugattruk rem blong
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Nur Efendi dalam seminar nasional bertema zakat di FDK UIN Walisongo Semarang.
Varia Kampus

Nur Efendi Jelaskan Korelasi antara Zakat dan Masyarakat

Redaksi SKM Amanat
14 Juni 2022
Jadi Wisudawan Terbaik Febi, Kado Hafidz Bahagiakan Orang Tua
Imam Taufiq: Mahasiswa Diharapkan Bisa Berkontribusi untuk Masa Depan NKRI
Tujuh Alasan Mengapa Sebaiknya Kamu Tidak Jadi Workaholic
Hotmauli Ingatkan Pentingnya Keadilan Lingkungan dalam Pembangunan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Gelar Aksi “Rakyat Ngaliyan Menggugat”, AMW Respons Laka Maut Beruntun
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?