By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI

Last updated: 17 April 2025 6:31 pm
Earnest Sherin
Published: 17 April 2025
Share
SHARE
diskusi ksmw, ksmw uin walisongo, uin walisongo, intervensi tni, kebebasan berpendapat
Beberapa orang tengah mengikuti forum diskusi KSMW UIN Walisongo di samping Auditorium 2 Kampus 3, Senin (14/4/2025). (Dok. Istimewa).

Amanat.id- Diskusi Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) yang didatangi oleh orang  tidak dikenal dan juga Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah membuat ramai, Senin (14/4/2025).

Menanggapi informasi tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Hasan Asy’ari Ulama’I menyampaikan mahasiswa tidak perlu bersikap berlebihan.

“Jika TNI hadir tidak perlu bersikap berlebihan, jalani saja diskusi,” ucapnya saat dihubungi melalui chat, Rabu (16/4).

Sambungnya, jika ada yang menghalangi untuk melakukan diskusi maka laporkan kepada pimpinan kampus.

“Laporlah ke pimpinan jika mereka halangi diskusi akademik di tempat (kampus) kita sendiri,” katanya.

Ia juga bercerita bahwa hal semacam itu sudah biasa terjadi pada tahun 90-an.

“Dulu tahun 90-an kami mahasiswa diskusi selalu diawasi Intel, tentara maupun Polisi karena diskusi yang menyerang pemerintah akan dicap subversif,” katanya.

Lanjutnya, Hasan menegaskan diskusi harus tetap berlanjut walaupun ada TNI dan Polisi.

“Tapi sepanjang diskusi kita on the track tetap jalan walau ada mereka,” tutupnya.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo, Mu’tasim Billah mengatakan TNI yang masuk ke instansi pendidikan memberikan dampak buruk.

“Tentu aparat masuk ke instansi pendidikan sangat memberikan dampak buruk bagi kebebasan berpendapat dan independensi kampus,” ucapnya saat diwawancarai tim Amanat.id melalui chat, Rabu (16/4).

Ia mengecam aparat yang masuk ke lingkungan kampus dan menggangu kebebasan berekspresi mahasiswa.

“Saya mengecam apabila aparat keamanan masuk ke dalam kampus mengganggu ruang akademik mahasiswa dan kebebasan berekspresi mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa ada salah satu peserta diskusi yang mendapat teror spam telepon dari nomor tak dikenal.

“Ini salah satu peserta hadir waktu diskusi mendapat spam telepon nomor tidak dikenal,” terangnya.

Ia berencana akan berkomunikasi dengan birokrasi kampus jika ada intervensi lebih dari pihak luar.

“Apabila ada intervensi lebih dari pihak luar baru kami komunikasi ke birokrasi untuk langkah mitigasi,” imbuhnya.

Reporter: Earnest Sherin Amalia

Dukungan Orang Tua Jadi Motivasi Ahmad Raih Wisudawan Terbaik Fuhum
Aplikasi untuk Mempermudah Pembuatan Makalah Menurut Ikbal Agustami
Mahasiswa Resah Diwajibkan Mengikuti Kursus Bahasa, PPB UIN Walisongo: Wajib Berarti Direkomendasikan
Memaknai Hari Sumpah Pemuda ala Mahasiswa UIN Walisongo
Sisi Lain Saridin Menurut Gus Mus Hingga Puisi Balsem Penghilang Pening
TAGGED:diskusi ksmwintervensi tnikebebasan berpendapatksmw uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
buku bajakan, akses literasi, royalti penulis, profesi penulis, literat
Opini

Buku Bajakan Dinormalisasi, Penulis Kehilangan Royalti

Redaksi SKM Amanat
20 Februari 2026
5 Freelance Mahasiswa untuk Mengisi Waktu Luang
Filosofi Ketupat, dari Nama, Bahan, dan Kehidupan
3 Hari Pasca UIN Walisongo Bersholawat, Sampah Masih Berserakan di Lapangan
Lapangan Utama Berlumpur, Kabag Umum UIN Walisongo: Tidak Layak untuk Parkir
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Ketua DEMA-U dan WR 3 UIN Walisongo Tanggapi Permasalahan Diskusi KSMW yang Didatangi TNI
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?