
(Advertorial)- Tidak semua penulis mengawali perjalanan akademiknya dengan kemampuan yang langsung matang. Hal inilah yang dirasakan oleh lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Imelia Sahda Salsabilla.
Lulus pada wisuda periode Februari 2026 dengan IPK 3,91 dengan masa studi 3,5 tahun, Imelia membuktikan bahwa ketekunan, kesabaran, serta kemauan untuk terus belajar mampu membawanya berkembang dari seorang penulis pemula hingga berhasil menembus jurnal bereputasi SINTA 1.
Perjalanan tersebut tentu tidak langsung dimulai dari jurnal bereputasi tinggi. Saat memasuki semester akhir, Imelia mengaku belum sepenuhnya memahami proses penulisan artikel ilmiah maupun alur publikasi akademik. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, ia giat belajar dari senior, rajin membaca artikel jurnal yang telah terbit, aktif berdiskusi dengan dosen, serta terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian guna memahami penyusunan karya ilmiah yang berkualitas.
Ia mengawali publikasinya melalui jurnal-jurnal nasional. Bagi Imelia, setiap proses publikasi menjadi ruang belajar untuk memahami standar ilmiah, melatih diri menerima kritik dari para reviewer, sekaligus menajamkan analisis penelitiannya. Seiring bertambahnya pengalaman dan semakin terasahnya kualitas tulisan, ia pun memberanikan diri membidik jurnal nasional bereputasi SINTA 1.
Perjalanan menuju publikasi di jurnal SINTA 1 menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya. Artikel yang dikirimkannya sejak tahun 2024 harus melewati proses evaluasi yang panjang dan ketat. Naskahnya beberapa kali dikembalikan oleh editor dan reviewer untuk diperbaiki. Revisi demi revisi ia jalani, mulai dari penyempurnaan kajian pustaka, penguatan analisis data, hingga penajaman metodologi penelitian. Meski melelahkan, Imelia memilih untuk tidak menyerah.
Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil. Artikel berjudul “Penerapan Model Kirkpatrick dalam Manajemen Pelatihan Kerja: Studi Kasus Kualitatif di BBPVP Semarang” berhasil diterbitkan di jurnal nasional bereputasi SINTA 1. Dalam penelitian tersebut, Imelia menyoroti evaluasi pelatihan kerja di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang yang selama ini lebih banyak berfokus pada respons peserta. Melalui pendekatan Model Kirkpatrick, ia menunjukkan pentingnya evaluasi yang lebih menyeluruh, mulai dari proses pelaksanaan hingga dampak pelatihan terhadap peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.
Menurut Imelia, proses publikasi artikel tersebut menjadi salah satu pengalaman paling menantang dalam perjalanan akademiknya. Naskahnya harus melalui beberapa kali proses penyuntingan dan revisi berdasarkan masukan dari editor maupun reviewer sebelum akhirnya dinyatakan layak terbit. Meski membutuhkan waktu yang panjang, setiap masukan justru menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas penelitian dan kemampuan menulisnya.
Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademiknya. Namun, bagi Imelia, pencapaian itu bukan sekadar tentang menerbitkan artikel di jurnal bereputasi tinggi. Hal yang jauh lebih bermakna adalah proses panjang yang telah menempa karakternya sebagai peneliti, sekaligus menegaskan keyakinannya bahwa karya ilmiah merupakan sarana nyata untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Kini, rekam jejak publikasi Imelia telah terindeks dan dapat diakses melalui Google Scholar. Tak berpuas diri dengan artikel ilmiah yang telah diterbitkan, ia juga tengah menyelesaikan beberapa naskah buku guna memperkaya literatur Manajemen Pendidikan. Ia berharap deretan karyanya dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, maupun praktisi dalam melahirkan inovasi pendidikan yang lebih baik.
Bagi Imelia, revisi bukanlah pertanda kegagalan, melainkan anak tangga menuju kematangan seorang peneliti. Karena itu, ia berpesan kepada sesama mahasiswa agar tidak ragu untuk mulai menulis dan tidak gentar menghadapi kritik selama proses publikasi.
Perjalanan Imelia membuktikan bahwa keberhasilan akademik tidak hadir secara instan. Setiap publikasi merupakan buah dari keberanian untuk melangkah, kelapangan dada dalam menerima masukan, dan komitmen untuk terus belajar. Kisahnya menjadi pengingat bahwa pencapaian besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan sabar, konsisten, dan penuh semangat untuk terus memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Penulis: Srikandi


