Mengenal Cinta – Puisi Hasan Tarowan

1 Min Read
Lukisan: Dario Campanile

mengenal cinta

cinta adalah kematian
mengundangku ke sana dan mengenalmu
aku akan menangis tanpa tafsir
hingga mati tanpa waktu

2015

luka dari mata pisau

berapa ribu kali mata pisaumu
mengincar dadaku? deras alir darah
ke hilir, ke senyap air mata, tapi
bisu aksaramu, kasih
mengantar aku ke dekatmu
ke dekat-dekat aksara, dingin pisau
dan kebisuanmu

2015

tafakur cinta

menulis tentangmu seribu tahun lagi
dengan merajahkan pada air, tanah, udara
sebelum lapuk, berkarat, dibakar lupa

adalah nyanyi mantra
menusuk-tembus di jantungmu
duhai, ini majnunku

kau yang lahir bermandi senja
kueja namamu dalam pekik lantang
sampai serak

datanglah dengan kasih beribu purnama
atau hening ini menandaskanku
di sungai bunga, tempat dedaun mengalir
layu

2015

HASAN TAROWAN, penyair muda kelahiran Sumenep 13 pebruari 1995. Antologi puisi tunggalnya “orang mabuk di negeri mahapetry” (2016) dan antologi bersama “sajak anak negeri” (2017). Aktif di komunitas Soeket Teki dan pengelola Komunitas sastra Silang Pertemuan Semarang.

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.