By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Aku Biarkan Indonesia – Puisi Hasan Tarowan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sastra

Aku Biarkan Indonesia – Puisi Hasan Tarowan

Last updated: 8 Desember 2017 7:00 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 8 Desember 2017
Share
SHARE
lukisan: dok. internet

aku biarkan saja indonesia

aku biarkan saja indonesia,
seperti ini
pulau-pulau yang berlayar menuju lembah-lembah kemiskinan
menyeret diri menuju pintu-pintu yang dingin
kembali seperti mengantar jenazah sendiri ke lubang kubur

aku biarkan saja indonesia,
seperti ini
pulau-pulau yang berlayar menuju rumah-rumah pengap tertutup kebodohan,
diujung lidah tajam pisau para jurumudi. menusuk dada-dada saudara sendiri yang dipenuhi dengan cinta.

pada sebuah jendela kaca
seorang perempuan memandang keluar dan berkata:

“kau sebenarnya tidak melakukan kebijakan apa pun, tuan.”

kau hanya mempelajari api di dalam api, air mata di dalam air mata. sedang anak-anak disepanjang jalan, bertahan hidup hanya dengan meminum air dari mata air langit. dan aku tetap berlayar, mendaki puncak-puncak gelombang dengan kecemasan yang sama.

tak dapat kutiupkan mantra di telingamu, kau harus mempelajari arah mata angin. kemana ia hendak berhembus dan membadai, membaca awan yang berarak menjelang hujan.
tapi kau nahkoda,
apa pun bisa kau lakukan untukku.

aku biarkan saja indonesia,
seperti ini
di atasnya telah kubangun istana kematian
dari kain-kain kafan yang mudah dikenali

dengan kayu-kayu hutan yang mudah terbakar,
sebagai keranda.

aku biarkan saja indonesia,
seperti ini
sebab kita adalah korban
di rumah sendiri.

Semarang, 2017.

HASAN TAROWAN, penyair muda kelahiran Sumenep 13 pebruari 1995. Antologi puisi tunggalnya “orang mabuk di negeri mahapetry” (2016) dan antologi bersama “sajak anak negeri” (2017). Aktif di komunitas Soeket Teki dan pengelola Komunitas sastra Silang Pertemuan Semarang. Pemilik cita-cita sederhana dan sepele: bangun pagi.

Perjumpaan dengan Orhan Pamuk
CINTA PERTAMA
Sendu di Akhir Sore
Penyair Liar
Lara
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
beswan
Akademik

Beasiswa Djarum Plus 2020 Kembali Dibuka, Berikut Persyaratannya

Nur Aeni Safira
6 Maret 2020
Tak Jadi Satu, Korlap Silih Berganti Sampaikan Orasi Tuntutan Aksi
Karam
Hadiri Undangan Kemendikbud, Suyanto Batal Mengisi Acara Workshop STEM
Walisongo TV Adakan Workshop Pertelevisian untuk Kru Baru 2018
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Aku Biarkan Indonesia – Puisi Hasan Tarowan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Aku Biarkan Indonesia – Puisi Hasan Tarowan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?