By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Krisis Hutan Hujan Tropis dan Sampah Plastik jadi Biang Pencemaran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Krisis Hutan Hujan Tropis dan Sampah Plastik jadi Biang Pencemaran

Last updated: 13 Juni 2024 7:14 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 13 Juni 2024
Share
SHARE
Hutan hujan tropis, Sampah plastik, Hari laut sedunia, SKM Amanat, Pencemaran Lingkungan, UIN Walisongo
Ocean Campaign Assistant Greenpeace Indonesia, Annisa Dian Ndari dalam seminar Hari Laut Sedunia di Ruang Teater FITK UIN Walisongo, Rabu (12/6/2024). (Dok. Amanat).

Amanat.id- LautSehat.id bersama dengan Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan seminar dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia di Ruang Teater Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Kampus 3, Rabu (12/6/2024).

Acara yang mengusung tema “Terhubung untuk Lautan” tersebut menghadirkan Ocean Campaign Assistant Greenpeace Indonesia, Annisa Dian Ndari sebagai narasumber.

Ia menjelaskan bahwa hutan hujan tropis di Indonesia kini semakin berkurang.

“Indonesia sebagai paru-paru dunia memiliki hutan hujan tropis terbesar nomor tiga di dunia, tapi sekarang sudah habis karena pembangunan ekstraktif juga perubahan dari hutan hujan tropis menjadi kebun industri,” katanya.

Menurutnya perlu ada sistem transportasi umum yang baik agar dapat mengurangi polusi udara.

“Cara mendapatkan udara bersih salah satunya adalah kita harus punya sistem transportasi umum yang baik, sehingga orang-orang lebih tertarik menaik transportasi publik,” ujarnya.

Nisa mengatakan bahwa masalah plastik yang tak kunjung usai juga karena regulasi yang tidak segera ditegakan.

“Sampah di mana-mana karena konsumsi plastik sekali pakai. Selama ini mengurangi sampah plastik, tapi regulasi pencemaran plastik tidak ditegakkan,” ucapnya.

Demi menjaga lingkungan, dirinya pun memprakarsai komunitas Ocean Justice untuk melawan industri tambang yang sudah sangat masif.

“Ocean Justice sebuah gerakan komunitas dan juga koalisi untuk berkampanye melawan ekstratif industri, seperti tambang nikel,” katanya.

Lanjutnya, menurut Nisa pulau-pulau di Indonesia Timur menjadi bukti rusaknya alam akibat pertambangan.

“Pulau-pulau cantik di Indonesia Timur, seperti Pulau Obi, dan Pulau Semuhe sudah banyak yang rusak karena tambang nikel dan emas,” tuturnya.

Nisa menegaskan bahwa aturan tentang pertambangan tidak berjalan dengan baik karena masih sangat masifnya pertambangan.

“Padahal secara hukum di Indonesia, pulau kecil tidak boleh ditambang, tapi di situ pertambangan sangat masif,” tutupnya.

Reporter: Ahmad Kholilurrokhman
Editor: Gojali

Rio Trimono Bagikan Tips Raih Beasiswa Fulbright
10 Anggotanya Jatuh Sakit, Lurah Teater Mimbar Kirim Surat Buat Rektor
Khatmil Qur’an, Upaya Syukuri Usia Baru UIN Walisongo Semarang
Pentingkan Suara Semata, Sumber Apatisme Politik di Masyarakat
Imam Taufiq: Mahasiswa Diharapkan Bisa Berkontribusi untuk Masa Depan NKRI
TAGGED:hari laut seduniahutan hujan tropispencemaran lingkungansampah plastikskm amanatuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ormawa

Wujudkan Kampus Bebas Kekerasan Seksual, SEMA FDK Selenggarakan Seminar dan Pelantikan ORMAWA

Redaksi SKM Amanat
22 Februari 2022
HMJ Manajemen Dakwah Gelar Seminar untuk Pertama Kalinya
“Dhemit” dan “Setan” Bakal Ramaikan Harlah KSK Wadas
Laksanakan Wisuda 1 Sesi, UIN Walisongo Luluskan 629 Wisudawan Periode November 2023
Syariah, Kepingan Puzzle Solusi Ekonomi Hijau
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Krisis Hutan Hujan Tropis dan Sampah Plastik jadi Biang Pencemaran
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Krisis Hutan Hujan Tropis dan Sampah Plastik jadi Biang Pencemaran
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?