By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Bazar Green Chemistry HMJ Kimia, Konsep dan Lahan Jadi Keluhan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Bazar Green Chemistry HMJ Kimia, Konsep dan Lahan Jadi Keluhan

Last updated: 16 Mei 2024 7:07 pm
Eka Rifnawati
Published: 16 Mei 2024
Share
SHARE
Green Chemistry, Bazar green chemistry, HMJ Kimia UIN Walisongo, Konsep Green Chemistry, UIN Walisongo
Beberapa mahasiswa sedang berjualan di Bazar Green Chemistry UIN Walisongo, Kamis (16/5/2024). (Amanat/Eka).

Amanat.id- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) merayakan puncak Harlah ke-16 di halaman Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3, Kamis (16/5/2024).

Bertema “Ikatan Inovasi: Merayakan Keberhasilan dalam Membentuk Saintis Muda untuk Berpikir Kreatif dan Berinovatif Tinggi di Dunia Kimia” kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan bazar yang mengusung tema Green Chemistry.

Salah satu penjual, Lintang Safriana Nur mengatakan bahwa masih banyak penjual yang tidak menerapkan Green Chemistry.

“Tidak 100 persen penjual menerapkan sistem Bazar Green Chemistry,” terang mahasiswa Kimia tersebut.

Pasalnya, tambah Lintang, masih banyak penjual yang menggunakan plastik dan tidak menjaga kebersihan.

“Beberapa penjual menggunakan kemasan plastik, kebersihan stand juga masih kurang,” ungkapnya.

Lintang juga mengeluhkan stand bazar yang kurang nyaman karena terkena panas.

“Tempatnya kurang luas, sebagian tempat ada yang kepanasan membuat penjual dan pembeli kurang nyaman,” jelasnya.

Kedepannya, sambung Lintang, persiapan fasilitas dan ketegasan peraturan harus ditekankan.

“Terkait fasilitas itu harapannya bisa dipersiapkan lebih matang lagi, ketegasan dalam peraturan juga lebih ditekankan,” ucapnya.

Mahasiswa Kimia lainnya, Ridho Ilham Pamungkas mengatakan bahwa acara yang berlangsung meriah membuat dagangannya laku.

“Acaranya rame, seru juga dagangannya jadi laku,” tuturnya.

Hanya saja, Ridho menyayangkan tempat bazar yang kurang sesuai.

“Tempat bazarnya kurang proper dan kurang luas aja,” akunya.

Sama halnya dengan Ridho, Kurnia Laily Muna mengaku bahwa di bazar cukup berdesakan.

“Penataan meja di bazar itu kurang luas jadi berdesakan,” terang Mahasiswa Kimia tersebut.

Kurnia menyarankan agar satu meja diberikan untuk satu kelas.

“Menurutku, satu meja itu untuk satu kelas agar tidak bergerombol,” terangnya.

Ketua HMJ Kimia UIN Walisongo, Syadad Choirul Aziz menjelaskan konsep Green Chemistry pada kegiatan bazar.

“Di bazar kali ini kami mengusung tema Green Chemistry, di mana inovasi pembuatan produk sebisa mungkin tidak menghasilkan limbah yang banyak,” terangnya.

Lanjutnya, bentuk Green Chemistry diantara nya ialah dari pemilihan bahan alami untuk produk dan mengganti penggunaan plastik.

“Dari produk itu harus menggunakan bahan alami untuk mengurangi bahan kimia, sementara penggunaan plastik juga diganti dengan bahan lain,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan terkait konsep tata letak bazar.

“Ada juga penataan itu sudah dikonsep oleh panitia, yang mana tenda bazar diapit oleh lokasi perlombaan,” jelasnya.

Hal ini, sambung Syadad, agar mahasiswa lebih dekat dengan bazar dan antisipasi dari panas.

“Diletakan di sana agar mahasiswa yang ingin ke bazar itu lebih dekat dan kenapa letaknya di pojok, itu sebagai antisipasi agar tidak kepanasan,” tambahnya.

Menanggapi permasalahan tata letak bazar yang kurang luas, Syadad mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kendala yang tidak diketahui.

“Untuk itu, kendala tidak ada yang tahu, hal ini juga jadi masukan untuk kita,” ucapnya.

Dirinya kemudian berharap agar ada output yang dikeluarkan dari kegiatan harlah.

“Setelah mengikuti harlah harapannya ada output yang dihasilkan oleh mahasiswa terutama dalam lingkup kimia,” tutupnya.

Reporter: Eka R.

UIN Walisongo Dirikan Pos Satpam depan Diamond Kampus 3
Najjahan Berkata Etika Medsos
Kejurnas Wing Chun Indonesia 2023 Resmi Dibuka di UIN Walisongo
Pendaftaran KKN Nusantara 2022 Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Waktunya
Tahun Baru, Website UIN Walisongo Juga Tampil Baru
TAGGED:bazar green chemistrybazar hmj kimiagreen chemistryhmj kimia uin walisongokonsep green chemistryuin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
PuisiSastra

Sejak Itu

Anggy Anggraini
30 Juni 2024
Belenggu Kematian dan Eksploitasi Seksual
Aksi Kembali Terjadi; Jaga Demokrasi
6 Hal Penting untuk Sukses Jadi Professional Public Relations
Languishing: Sebuah Perasaan Kestagnanan Hidup
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Bazar Green Chemistry HMJ Kimia, Konsep dan Lahan Jadi Keluhan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Bazar Green Chemistry HMJ Kimia, Konsep dan Lahan Jadi Keluhan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?