By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: DEMA-U Ajak 19 Orda UIN Walisongo Ramaikan Festival Budaya Daerah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
DEMA-U, DEMA UIN Walisongo, Orda UIN Walisongo, Festival Budaya Daerah, Halaqah Kebudayaan
Potret tarian dari Orda IKAMMI dalam acara Festival Budaya Daerah yang diselenggarakan di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (27/5/2025). (Amanat/Naili).
UIN WalisongoVaria Kampus

DEMA-U Ajak 19 Orda UIN Walisongo Ramaikan Festival Budaya Daerah

Last updated: 28 Mei 2025 4:33 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 28 Mei 2025
Share
SHARE
DEMA-U, DEMA UIN Walisongo, Orda UIN Walisongo, Festival Budaya Daerah, Halaqah Kebudayaan
Potret tarian dari Orda IKAMMI dalam acara Festival Budaya Daerah yang diselenggarakan di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (27/5/2025). (Amanat/Naili).

Amanat.id– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Festival Budaya Daerah dalam rangkaian Halaqah Kebudayaan yang digelar di Auditorium II kampus 3, Selasa (27/5/2025).

Dengan tajuk “Gema Tradisi di Kampus Moderasi,” Ketua DEMA UIN Walisongo, Muhammad Mu’tasim Billah mengatakan alasannya mengadakan Festival Budaya Daerah bermula untuk Riset Aksi Walisongo (RAW).

“Pada mulanya kami ingin mengadakan Halaqah Budaya yang berorientasi pada kebudayaan akademik untuk Riset Aksi Walisongo (RAW),” jelasnya.

Ia menjelaskan alasannya melibatkan Orda dalam Festival Budaya Daerah karena besarnya keterlibatannya di lingkungan UIN Walisongo.

“Universitas saat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) juga bermitra dengan organisasi daerah sehingga eksistensi mereka kami satukan pada rangkaian acara Halaqah Kebudayaan,” lanjutnya.

Ia juga mengkritik UIN Walisongo karena keterlibatan Orda dalam rangka bermitra saat PMB tidak mendapatkan benefit yang jelas.

“Ini sebenarnya juga kritik untuk kampus, karena meskipun kampus bermitra saat PMB, mereka tidak mendapatkan fee seperti yang lazim di kampus-kampus lain,” kata Tasim yang mendapat aduan saat berdiskusi dengan kawan-kawan Orda.

Dengan alasan tersebut, sambungnya, Orda dilibatkan untuk menunjukkan eksistensinya di lingkungan UIN Walisongo.

“Berangkat dari permasalahan itu, kami ingin membuka ruang bagi kawan-kawan Orda untuk mengenalkan budaya mereka. Sehingga Halaqah budaya tidak hanya kebudayaan akademik namun juga kebudayaan daerah, khusunya untuk sekarang adalah tari,” terangnya.

Menurut Tasim kebudayaan daerah memang perlu dirawat dan dikenalkan di era yang serba canggih.

“Hari ini yang semua serba canggih, budaya daerah sering dianggap kuno sehingga perlu adanya upaya untuk merawat dan saling memperkenalkan antar budaya daerah ke khalayak luas,” katanya.

Menteri Daerah dan Kebudayaan DEMA UIN Walisongo, Esa Dhika menjelaskan bahwa kearifan lokal, toleransi, dan inklusivitas menjadi tema yang disampaikan dalam Fesitval Budaya Daerah.

“Tema ini menekankan nilai keseimbangan antara cinta budaya, kearifan lokal, serta semangat toleransi dan inklusivitas antar mahasiswa lintas latar belakang. Dalam konteks kampus, moderasi bukan hanya wacana namun praktik nyata dalam kegiatan-kegiatan yang membangun keharmonian,” ujarnya.

Esa mengatakan dilaksanakannya Festival Budaya Daerah sudah melalui diskusi bersama Forum Silaturrahmi Organisasi Daerah (Forsida).

“Kami bekerja sama dengan Forum Silaturrahmi Organisasi Daerah (Forsida), kemudian membagikan link pendafataran kepada kawan-kawan Orda dengan syarat dan ketentuan tertentu untuk mengikuti perlombaan yang kami adakan,” terangnya.

Ia juga merasa senang karena mendapatkan respon positif atas digelarnya Festival Budaya Daerah.

“Bisa dilihat banyak sekali mahasiswa yang datang di acara kami dan terdapat 19 Orda yang ikut serta meramaikan festival ” ungkapnya.

Esa menyayangkan UIN Walisongo belum memiliki wadah bagi mahasiswa yang memiliki bakat dalam bidang kebudayaan, khususnya dalam seni tari daerah.

“Di UIN Walisongo belum memiliki forum atau perkumpulan seni tari budaya yang dinaungi kampus secara resmi, meskipun terdapat sumber daya penarinya,” ujarnya.

Ia berharap Festival Budaya Daerah dapat digelar di setiap tahun dan tidak hanya menampilkan seni tari.

“Kami berharap acara ini dapat terus berlangsung setiap tahun agar dapat memotivasi dan menginspirasi organisasi lain, seperti HMJ dalam pelestarian budaya daerah yang bukan berupa tari saja,” tutupnya.

Reporter: Irbah Fatin
Editor: Gojali

Pedagang Raup Keuntungan saat Manfaatkan Stan Kosong dalam NCF UIN Walisongo
Tiga Bulan Belum Ada Kejelasan, Mahasiswa Tuntut Pencairan Dana Stimulan KKN
5 Tahun Belum Resmi, Komunitas Ruang Inklusi Walisongo Berjuang untuk Eksis
Dies Natalis ke-53, UIN Walisongo Hadirkan Veve dan Sayyid Zulfikar
Lewat Webinar, PCINU Yaman Serukan Sikap Pasrah dan ‘Ngalah’ dalam Moderasi Beragama
TAGGED:dema uin walisongodema-ufestival kebudayaan daerahhalaqah kebudayaanorda uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Esai

Tak Usah Resah, Indeks Prestasi Bukan Harga Mati

Rima Dian Pramesti
16 Januari 2019
Luka di Balik Hari Raya
Ketua Dema U dan Ketua Panitia Orsenik Siap Diarak Jika Tak Penuhi Tuntutan UKM
Studium General DEMA UIN Walisongo, Aziz Hakim Bahas Implementasi Mahasiswa Aktivis
Refleksi Hari Nyepi: Bagaimana “Me-Nyepi” Mempengaruhi Kesehatan Jiwa?
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: DEMA-U Ajak 19 Orda UIN Walisongo Ramaikan Festival Budaya Daerah
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: DEMA-U Ajak 19 Orda UIN Walisongo Ramaikan Festival Budaya Daerah
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?