By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah

Last updated: 8 Juni 2024 11:25 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 8 Juni 2024
Share
SHARE
Teater koin,Teater koin UIN Walisongo, Pentas produksi teater koin, Dispensasi nikah, Naskah Mantep Teater koin, UIN Walisongo
Tiga aktor pementasan sedang berdialog dalam Pentas Produksi “Mantep” di Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Jumat (7/6/2024). (Amanat/Iklimatul).

Amanat.id- Teater Koin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mempersembahkan Pentas Produksi berjudul “Mantep” di Auditorium I Kampus 1, Jumat (7/6/2024).

Sutradara Pentas Produksi, Tegar Ezha Pratama mengaku bahwa ada berbagai kendala ketika proses persiapan pentas.

“Persiapan Pentas Produksi selama tiga bulan tentunya dengan berbagai emosional, fisik dan perseteruan yang dialami,” ucapnya.

Tegar juga menjelaskan bahwa naskah tersebut terinspirasi dari kejadian di Ponorogo, tentang banyaknya orang tua yang mengajukan dispensasi nikah.

“Naskah ini terinspirasi dari kejadian di Ponorogo sekitar tahun 2021 atau 2022 karena saat itu banyak orang tua yang mengajukan dispensasi nikah,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika pembuatan naskah dilakukan oleh tim Teater Koin agar menjadi ciri khas dan budaya.

“Supaya menjadi ciri khas dan budaya untuk kedepannya, mulai dari pembuatan naskah sampai pementasan itu dari kami,” tambahnya.

Senada degan Tegar, Penulis naskah, Zein Sultan mengatakan bahwa naskah “Mantep” terinspirasi dari banyaknya kejadian hamil di luar nikah hingga masalah ekonomi.

“Tahun lalu banyak orang tua yang mengajukan dispensasi nikah, salah satunya karena hamil di luar nikah, budaya, dan ekonomi,” tuturnya.

Lanjutnya, ia menyampaikan untuk lebih berhati-hati dalam bergaul dan pada dampaknya.

“Selalu berhati-hati dalam bergaul dan ingat apa yang dikerjakan akan ada dampak kedepannya,” ujarnya.

Salah satu aktor, Ghaitsa Zahira Shofa menceritakan terkait perannya sebagai Bila dalam Pentas Produksi tersebut.

“Bila tertekan, depresi, stres hingga bunuh diri karena dicampakkan suami, lalu ibunya terkena serangan jantung, anaknya keguguran, dan ayahnya dibunuh sama suaminya,” jelasnya.

Kerap dipanggil Ira, ia berpesan kepada penonton untuk memikirkan hal-hal yang akan dilakukan supaya tidak ada penyesalan.

“Harus dipikirkan apa saja hal yang akan dilakukan, karena penyesalan akan datang diakhir,” tutupnya.

Reporter: Iklimatul Faridah
Editor: Eka R.

Simposium Internasional: Ekstremisme Pendidikan Islam di Indonesia
Menulis Kunci Eksistensi LPM UIN Walisongo
Lulus Nonskripsi Jalur Artikel SINTA 3, Viosa Jadi Wisudawan Terbaik FITK
Lulus Jalur UM-PTKIN di UIN Walisongo? Segera Cek Narahubung Jurusanmu!
Belum Banyak Dikenal, Walisongo Campus Ambassador Sudah Banjir Kritikan
TAGGED:dispensasi nikahnaskah mantep teater koinpentas produksi teater kointeater kointeater koin uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ilustrasi perempuan termenung dan berandai-andai.
PuisiSastra

Andai

Alvi Ainal Mardiyah
27 Maret 2022
Suparman Syukur: Saya Siap Pasang Badan, Ada Perubahan
Mendes PDTT: Mahasiswa Harus Mendidik Dirinya Agar Dibutukan di Dunia Kerja, Masyarakat dan Umat
Rokhmadi Tawarkan Konsep Kampus Kondusif, Profesional dan Relevan pada Debat Calon Rektor UIN Walisongo
Kembali Raih Penghargaan ISPRIMA, PU Amanat: Kado untuk Ulang Tahun UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?