By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, Suporter Semarang Gelar Aksi Tuntut Tindakan Represif Polisi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, Suporter Semarang Gelar Aksi Tuntut Tindakan Represif Polisi

Last updated: 27 Desember 2024 3:39 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 27 Desember 2024
Share
SHARE
Suporter Semarang, Suporter Semarang Melawan, Aksi Kamisan Semarang, Aksi Suporter Semarang, Tindakan Represif Polisi
Beberapa massa dalam Aksi Suporter Semarang Melawan sedang membentangkan spanduk tuntut Yoyok Sukawi mundur di depan Gedung Polda Semarang, Kamis (26/12/2024). (Amanat/Hikam).

Amanat.id- Aksi Kamisan Semarang bersama Suporter Semarang Melawan menggelar aksi menuntut tindakan represif polisi terhadap para supporter saat aksi damai di depan Stadion Jatidiri, Minggu (22/12/2024).

Aksi digelar di depan Kantor Polisi Daerah (Polda) Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sebagai aksi lanjutan menuntut Yoyok Sukawi mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama Klub Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang (PSIS).

Suporter Semarang Melawan, Ragil mengatakan dalam aksi damai, Minggu (22/12) terdapat beberapa suporter yang terkena tindakan represif polisi.

“Saat itu kami melakukan aksi damai menuntut pecat Yoyok Sukawi dengan orasi teatrikal dan aktivasi bermain bola di depan gerbang. Saat pertandingan selesai, polisi mulai menembak gas air mata dan water cannon,”  jelasnya.

Ragil mengatakan tindakan represif dari kepolisian saat itu banyak memakan korban, tetapi hanya enam yang melapor.

“Saat ini hanya enam pelapor, yang mana sebenarnya ada puluhan korban. Hanya saja mereka cenderung menormalisasikan tindakan represif,” tuturnya.

Salah satu dari pelapor, lanjut Ragil, ada yang terkena peluru karet di lengan bagian kiri.

“Korban terkena peluru karet di lengan bagian kiri dan dari informasi kemarin hendak melakukan operasi,” katanya.

Selain itu, menurut Ragil masih banyak suporter yang mendapatkan luka ringan hingga berat.

“Beberapa suporter mengalami memar kaki, pingsan, bahkan ada yang mulutnya berbusa karena menghirup gas air mata,” sambungnya.

Ragil memastikan suporter akan terus membantu pembiayaan dan akan melaporkan ke lembaga yang dapat memberikan advokasi kepada korban.

“Kami akan melakukan bantuan menggunakan uang kas dan berencana mengirim data ke beberapa lembaga HAM” ujarnya.

Salah satu Aksi Kamisan Semarang, Munif mengatakan korban sempat mengalami intimidasi dari kepolisan dengan merekayasa luka yang didapat korban.

“Korban didatangi oleh kepolisian yang menawarkan biaya pengobatan, tapi dengan syarat luka tersebut diakui akibat terkena pecahan keramik bukan tembakan peluru,” tuturnya.

Menurutnya kepolisian masih menggunakan tindakan yang tidak profesional, seperti menggunakan kekerasan dan rekayasa fakta.

“Kepolisian tidak mau membenahi diri untuk berhenti menggunakan cara kekerasan dan masih menggunakan tindak rekayasa mengaburkan fakta dengan memberikan iming-iming,” jelasnya

Reporter: Emma Delvina Andisty
Editor: Azkiya Salsa Afiana
Berakhir Pekan dengan Membaca Iklim Literasi di Semarang Literary Triennal
Kuliah Kebutuhan Tersier, Sekda Semarang; Butuh Pendidikan Vokasi Karena Hilirisasi
33 Poin Tuntutan untuk Presiden RI yang Berhasil Disampaikan kepada DPRD Jateng
Komunitas dan Peserta dari Berbagai Daerah Hadiri Latihan Memanah Bersama Santrendelik
KKN Walisongo Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring
TAGGED:aksi kamisan semarangaksi suporter semarangsuporter semarangsuporter semarang melawantindakan represif polisi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ekonomi Hijau, Pengembangan Ekonomi Hijau, Manfaat ekonomi hijau, Ekonomi Hijau Indonesia, Green Economy
Esai

Raih Keseimbangan dengan Ekonomi Hijau

Redaksi SKM Amanat
27 Januari 2025
Intrik Menggelitik Dunia Dhemit
4 Berkah Silaturahmi Menurut Antin Lathifah
Musahadi Resmi Dilantik sebagai Rektor Baru UIN Walisongo, Dorong Harmonisasi dan Inovasi
4 Poin Tuntutan DEMA dan SEMA UIN Walisongo dalam Audiensi Bersama WR 3
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, Suporter Semarang Gelar Aksi Tuntut Tindakan Represif Polisi
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Buntut Ricuh di Stadion Jatidiri, Suporter Semarang Gelar Aksi Tuntut Tindakan Represif Polisi
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?