Bawakan Tagline Perdamaian dan Kebudayaan, Begini Konsep PBAK 2022!

1 Min Read
Atraksia Salah satu Orda sedang menampilkan seni budaya daerahnya (27/08). (Amanat/Agus)
Parade PBAK, PBAK UIN Walisongo, PBAK 2022 UIN Walisongo
Atraksia Salah satu Orda sedang menampilkan seni budaya daerahnya (27/08). (Amanat/Agus)

amanat.id- Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bawakan tagline perdamaian dan kebudayaan, yang akan berlangsung selama tiga hari Rabu-Jumat (03-05/08/2018).

Ketua Panitia PBAK, Dannie Rovie Assan menuturkan tagline ini diharapkan menjadikan UIN Walisongo sebagai kampus yang moderat.

“Kita mengambil perdamaian kan karena tahun-tahun ini banyak kejadian di tingkat universitas maupun negara. Kita ingin UIN Walisongo menjadi kampus yang moderat,” ucap Dannie saat ditemui di kantor Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U), Rabu (27/07/2022).

Mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika tersebut menuturkan jika PBAK tahun ini akan menampilkan berbagai budaya di UIN Walisongo.

“Melihat keragam di UIN Walisongo Semarang, kita ingin menampilkan budaya apasaja yang ada di UIN Walisongo,” ujarnya.

PBAK tahun ini diharapkan mahasiswa baru (maba) bisa merasa riang gembira karena saling ketemu dan menyampaikan keinginan kita kepada universitas.

“Walaupun kita masih kegiatan di pandemi, tapi kita akan menghilangkan mindset tersebut (kegiatan online) di PBAK kali ini,” tutupnya.

Reporter: Nur Rzkn 

Share This Article
Follow:
Nur Rozikin - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang