
Amanat.id- Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, Nusantara, Mandiri Misi Khusus (MMK), Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-22, dan Reguler Angkatan 87 Tahun 2026 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi dibuka melalui Surat Edaran Nomor: 1145/Un.10.0/L.1/TA.01.01/05/2026, Jumat (19/6/2026).
1. Mahasiswa aktif (tidak cuti/mangkir) pada Semester Genap 2026/2027 dan Gasal 2026/2027 serta belum pernah mengikuti KKN.
2. Berstatus mahasiswa S1 aktif.
3. Telah lulus minimal 100 SKS pada semester V dengan IPK minimal 2,00.
4. Tidak sedang hamil atau baru melahirkan (kecuali mahasiswi semester XIII).
5. Membentuk kelompok beranggotakan 15 orang dari minimal dua Program Studi dan lintas Fakultas.
6. Biaya KKN MIT UIN Walisongo berasal dari UKT mahasiswa.
8. Biaya kegiatan selama KKN menjadi tanggung jawab pribadi mahasiswa, berdasarkan kesepakatan kelompok.
9. Lokasi KKN MIT ditentukan oleh BP KKN LP2M dan direncanakan berada di Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Semarang.
10. Pendaftaran dilakukan oleh calon kordes melalui laman: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc0g9r44f4gZVEiZdSKFglpH1YGLMz7PB3NsxuRK9Bw_eqv9Q/viewform
Jadwal KKN MIT ke-20 UIN Walisongo
1. Pengumuman KKN MIT Ke-22: 15 Mei 2026
2. Pendaftaran Tahap 1: 19 – 22 Juni 2026 melalui laman bit.ly/kknmit2026 dengan mengunduh form excel berikut: https://docs.google.com/spreadsheets/d/1GeKqHSgb6iBwryToCYmYCUCwaw362_Tj/edit?gid=968527742#gid=968527742
3. Pendaftaran Tahap 2: 25-26 Juni 2026 melalui laman https://kkn.walisongo.ac.id/
5. Workshop Kordes dan Bendahara Desa: Awal Bulan Juli
6. Pembekalan dan Pelepasan Peserta: 21 Juli 2026
7. Pelaksanaan KKN MIT ke-22: 21 Juli – 3 September 2026
Menanggapi informasi dibukanya KKN UIN Walisongo tahun 2026, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Nur Fahni menyampaikan kendala informasi yang kurang jelas.
“Saya kebingungan antara prosedur pendaftaran yang tercantum di panduan terdapat dua link. Saya pun mengalami kendala seputar dua link itu, ada temen yang menanyakan ke saya keresmian dari link g-form dikarenakan tidak ada opsi kabupaten atau kota yang mau diambil. Jadi teman saya mempertanyakan validitas dari link itu,” ujarnya.
Fahni mengatakan beberapa temannya kebingungan terkait pendaftaran KKN UIN Walisongo.
“Ada teman lain yang juga kebingungan untuk mendaftar lewat link yang mana dulu, kemudian saya arahkan untuk membuka kembali buku panduan,” katanya.
Ia menekankan LP2M bisa memberikan kanal pengaduan untuk mahasiswa terkait pendaftaran KKN UIN Walisongo.
“Kedepannya saya harap pihak LP2M menyediakan kanal pengaduan yang responsif, jadi semisal terjadi kendala administrasi seperti masalah teknis saat pendaftaran, atau jika muncul berita simpang siur seperti yang saya sampaikan, mahasiswa bisa memperoleh bantuan dengan cepat,” terangnya.
Reporter: Kholifatim Muallimah
Editor: Irbah Fatin


