
Puk puk puk
Puk puk puk
Pemerintah lapuk
Tak ada kemarahan
Lelucon dilestarikan
Ketololan jadi impian
Banyak orang suka keributan
Puk puk puk
Bila statement omong kosong
Berlindung dibalik klarifikasi
Tak ada iktikad tuk mengakui nan undur diri
Semua munafik
Anjing-anjing robot lebih berguna daripada lemparan yang perihkan air mata
Pengadilan banyak tingkahnya
Atap rumah dibuat dengan suapan mesra
Puk puk puk
Doyan joget-jogetan
Kalau ditanya, mbg punya siapa?
Puk puk puk
Banyak pidato kosong isinya tiada aksi
Sekali aksi malah bikin tragedi
Tanah Rakyat, 3 Mei 2026
Ahmad Dawud Khairudin (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)


