By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Teliti Karakter Zain dalam Film Capernaum, Eky Adelia Sari Jadi Wisudawan Terbaik FTIK
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
SosokWisuda

Teliti Karakter Zain dalam Film Capernaum, Eky Adelia Sari Jadi Wisudawan Terbaik FTIK

Wisudawan terbaik FTIK, Eky Adelia Sari meneliti karakter Zain dalam film Capernaum dengan sudut pandang analisis behavioristik

Last updated: 9 Februari 2026 1:54 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Februari 2026
Share
SHARE
eky adelia sari, wisudawan terbaik ftik, wisuda uin walisongo, wisuda 2026, uin walisongo
Potret wisudawan terbaik FTIK, Eky Adelia Sari sedang berpose bersama ijazah kelulusannya, Sabtu (7/2/2026). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Eky Adelia Sari meraih Wisudawan terbaik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) pada wisuda ke-99 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo di Auditorium II Kampus 3, Sabtu (7/2/2026).

Mahasiswa asal Jepara tersebut mengangkat skripsi berjudul “The Impact of Parenting on Children’s Problematic Behavior: A Behavioristic Analysis of The Character Zain Al-Rafeea in The Film Capernaum“.

Eky memiliki hobi menonton film atau series, lalu menyatukan adegan film dengan teori yang ia pelajari.

“Cara belajar saya adalah menyatukan adegan film dengan teori, dengan menonton film atau series saya belajar banyak,” katanya.

Eky memulai terpikir untuk mengangkat film Capernaum menjadi tugas akhirnya bermula dari mata kuliah Penulisan dan Publikasi.

“Ketika dosen mata kuliah Penulisan dan Publikasi memberikan tugas membuat judul untuk tugas akhir, saya teringat film Capernaum yang mengisahkan tentang kerusakan perilaku anak yang disebabkan oleh pola asuh orang tuanya,” jelasnya.

Pada penelitiannya, Eky mengambil sudut pandang analisis behavioristik terhadap karakter Zain dalam film Capernaum yang menjelaskan bahwa perilaku problematik adalah bentuk pertahanan diri.

“Film Cepernaum membahas dampak pola asuh orang tua ke anak yang diakibatkan dari mekanisme Stimulus-Responds, imitasi dan negative reinforcement yang dialami Zain,” terangnya.

Eky memaparkan penelitiannya berfokus pada perilaku tokoh Zain yang digambarkan nakal hingga melakukan kekerasan fisik.

“Karakter Zain yang nakal bukanlah kesalahannya. Ia belajar, melihat, dan bertindak dari lingkungan yang tidak baik yaitu berasal dari pola asuh yang toxic. Itu cara mereka bertahan hidup,” papar Eky

Meskipun ia telah meneliti hubungan pola asuh dan perilaku anak pada karakter sebuah film, Eky mengaku masih memiliki celah yang dapat dikembangkan dalam penelitiannya.

“Ada keterbatasan dalam penelitian saya. Kita sudah melihat perilaku orang tua Zain, tapi kita belum membedah lebih dalam apakah faktor ekonomi, budaya, atau kondisi politik yang memengaruhi emosi mereka hingga bersikap demikian,” tuturnya.

Eky beranggapan bahwa gelar wisudawan terbaik bukanlah standar utama.

“Jika IPK menjadi standar, tentu saja saya yang pertama, tetapi jika standar wisudawan terbaik diubah selain IPK, bisa jadi saya yang terakhir,” ucapnya.

Ia mengaku tidak pernah mengikuti organisasi apa pun selama menempuh pendidikan di kampus.

“Saya tidak pernah mengikuti organisasi apa pun karena saya takut IPK saya turun, tetapi bagi teman-teman yang mengikuti organisasi pasti pengalaman akan menjadi penyeimbang angka IPK,” akunya.

Eky juga pernah ingin menyerah, yaitu ketika pandemi covid 19 yang mengharuskan ia merantau jauh dari keluarga.

“Pernah ada perasaan ingin menyerah ketika semester 1, yang di mana waktu pandemi saya sangat dekat dengan keluarga, tetapi tiba-tiba saya harus pergi jauh dari keluarga,” tuturnya.

Belajar dari pengerjaan tugas akhirnya, Eky berpesan untuk memulai suatu hal dari apa yang disenangi.

“Mulailah dari hal yang kita suka, dari situ kita akan menemukan motivasi,” tutupnya.

Reporter : Ade Rizqi
Editor : Azkiya Salsa Afiana

Aunur Rochim Ceritakan Awal Mula Berdirinya SKM Amanat
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bagikan Masker Gratis
DEMA UIN Walisongo Gelar Aksi Tolak Perppu Ciptaker Bersama Beberapa Lembaga
H-3 PBAK UIN Walisongo, Ketua Panitia Klaim Persiapan Sudah 90%
HMJ KPI Kenalkan Skill Public Speaking Lewat Seminar Broadcasting Mahasiswa
TAGGED:eky adelia sariheadlineuin walisongowisuda 2026wisuda uin walisongowisudawan terbaik ftik
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Wisuda UIN Walisongo
UIN WalisongoWisuda

Kantongi Berbagai Respon atas Diundurnya Jadwal Wisuda UIN Walisongo 

Redaksi SKM Amanat
20 Januari 2023
Belajar Asik di Bawah Pohon ala Prodi ISAI UIN Walisongo
Imbas Diizinkan Berjualan Siang Hari, Omset Pedagang Kaki Lima Turun di Acara Wisuda UIN Walisongo
Dies Natalis ke-48, UIN Walisongo Kuatkan Visi Melalui Prinsip dan Nilai Matematika
Pendaftaran KKN Nusantara 2022 Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Waktunya
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Teliti Karakter Zain dalam Film Capernaum, Eky Adelia Sari Jadi Wisudawan Terbaik FTIK
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Teliti Karakter Zain dalam Film Capernaum, Eky Adelia Sari Jadi Wisudawan Terbaik FTIK
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?