Imbas Diizinkan Berjualan Siang Hari, Omset Pedagang Kaki Lima Turun di Acara Wisuda UIN Walisongo

Tempat berjualan yang dipindahkan, sempat dilarangan untuk berjualan, hingga akhirnya diperbolehkan masuk di siang hari menyebabkan para pedagang kaki lima di wisuda UIN Walisongo periode November 2025 turun omset

2 Min Read
Beberapa stan pedagang di Kampus 3 saat acara wisuda periode ke-88 UIN Walisongo (23/05/2023). (Amanat/Anggy).
uin walisongo, wisuda uin walisongo, wisuda 2025, wisuda periode november, larangan berjualan
Beberapa stan pedagang di Kampus 3 saat acara wisuda periode ke-88 UIN Walisongo (23/05/2023). (Amanat/Anggy).

amanat.id- Pada wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-98 periode November, beberapa pedagang kaki lima sempat dilarang masuk untuk berjualan di dalam, Sabtu (1/11/2025).

Selain itu, tempat berjualan para pedagang kaki lima dipindahkan ke arah jalan dekat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang biasanya di tempatkan di sepanjang bahu jalan Kampus 3.

Salah satu pedagang kaki lima, Hafidz (bukan nama sebenarnya) mengaku tidak mendapatkan informasi terkait adanya pengaturan tempat untuk berjualan saat wisuda periode November ini.

“Sebelumnya, tidak ada informasi apapun terkait informasi pemindahan,” ucapnya.

Ia mengatakan pedagang kaki lima sempat dilarang masuk kampus oleh satpam.

“Tadi pagi, dari depan gerbang sempat tidak diperbolehkan masuk sama sekali oleh satpamnya,” ucapnya.

Hafidz juga mengaku ada sedikit perdebatan antara pedagang dengan pihak satpam.

“Tadi juga sempat ada debat dari beberapa pedagang dan security,” katanya.

Setelah adanya sedikit perdebatan, lanjutnya, pedagang akhirnya diperbolehkan untuk tetap berjualan saat wisuda, tetapi pada siang hari.

“Hasilnya boleh cuman siang dan bisa masuk jam 11,” sambungnya.

Ia mengatakan penghasilannya berkurang karena harus memulai berjualan dari siang hari.

“Biasanya, saya setiap wisuda kesini terus dari pagi, tapi untuk kali ini penghasilannya berkurang,” akunya.

Selaras dengan Hafidz, pedagang kaki lima lainnya, Abi (bukan nama sebenarnya) juga mengalami penurunan pendapatan ketika berjualan saat wisuda kali ini.

“Pendapatan biasanya mencapai 100 ribu, sekarang 25 pun udah bersyukur,” katanya.

Reporter : Lutfi Ardiansyah
Editor: Gojali

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.