Sambut Penerima KIP-K Baru, FORMAKIP UIN Walisongo Gelar SAMBA 2025

FORMAKIP UIN Walisongo kembali menggelar acara SAMBA 2025 untuk mahasiswa baru penerima bantuan KIP-K

2 Min Read
Foto bersama mahasiswa baru penerima beasiswa KIP-K pada acara SAMBA 2025 di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (19/11/2025). (Dok. Khusus).
FORMAKIP UIN Walisongo, Beasiswa KIP-K, SAMBA 2025, Penerima KIP-K, UIN Walisongo
Foto bersama mahasiswa baru penerima beasiswa KIP-K pada acara SAMBA 2025 di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (19/11/2025). (Dok. Khusus).

amanat.id– Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (FORMAKIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menggelar acara Sambut Mahasiswa Baru (SAMBA) KIP-K di Auditorium II Kampus 3, Rabu (19/11/2025).

Ketua Umum FORMAKIP UIN Walisongo, Imam Syafi’i menjelaskan acara SAMBA bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru tentang beasiswa KIP-K.

“Pengenalan mengenai beasiswa KIP-K itu penting. Jadi, Ketika mereka menerima beasiswa KIP-K itu paham. Sehingga urgensi dari acara ini untuk mengenalkan beasiswa ini agar lebih jelas,” jelas Imam saat diwawancarai, Rabu (19/11).

Imam mengatakan acara tersebut sudah menjadi agenda tahunan dari FORMAKIP UIN Walisongo.

“Awalnya acara ini hanya kumpul angkatan biasa tetapi mulai tahun 2023 terdapat arahan dari pihak kampus dan pengurus pusat KIP harus ada acara penyambutan secara resmi,” paparnya.

Ia memaparkan kualifikasi penerimaan KIP-K terbilang cukup ketat dari birokrasi.

“Biasanya teman-teman mahasiswa baru itu ada yang memanipulasi data tetapi pada dasarnya pihak penyelenggara seleksi sudah bekerja semaksimal mungkin melaksanakan seleksi dengan sangat ketat dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Ia juga menuturkan pengurus FORMAKIP UIN Walisongo selalu mengadakan dialog dengan pihak birokrasi untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Sehingga kemarin dibuat website aduan bagi teman-teman yang mengetahui masalah penyalahgunaan beasiswa KIP-K bisa melapor tetapi disertakan dengan bukti-bukti,” tambahnya.

Ketua Panitia SAMBA KIP-K, Syafiqul Akbar mengaku telah mempersiapkan acara dengan matang.

“Kami dari pihak panitia telah melakukan persiapan 4 bulan sebelumnya. Sekitar bulan Juli akhir telah membentuk kepanitiaan bahkan telah melaksanakan rapat perdana,” ucap Syafiq.

Ia mengaku adanya keterlambatan pemateri selama berjalannya acara SAMBA KIP-K UIN Walisongo.

“Ada keterlambatan pemateri namun tidak terlalu fatal. Karena hanya terlambat beberapa menit saja yang tidak sesuai dengan rencana jadwal dari pihak panitia,” jelasnya.

Syafiq berharap kepada mahasiswa baru penerima bantuan KIP-K agar bisa saling mengenal.

“Semoga dengan dilaksanakannya acara SAMBA, angkatan tahun 2025 bisa lebih solid dan lebih mengenal satu sama lain,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Wildan Sururi
Editor: Moehammad Alfarizy

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.