By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wajah-wajah Tanpa Mata
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
PuisiSastra

Wajah-wajah Tanpa Mata

Last updated: 13 November 2025 3:30 pm
Ahmad Kholilurrokhman
Published: 12 Januari 2025
Share
SHARE
Wajah-wajah tanpa mata, Sastra Soeket Teki, Puisi Soeket Teki, SKM Amanat, Puisi SKM Amanat
Ilustrasi seorang berpayung di bawah hujan (istockphoto.com).

Gemercik gerimis terdengar di ujung gang, penuh sandiwara dan tawa debitur muda. Di sana aku menatap seorang pelacur. Ia cantik dengan mata lentik, tubuhnya menari di tengah jalan, serentak dengan alunan hujan, kulit putihnya tertutup selembar kain transparan yang tercium air hujan.

Ia bersenandung, “ada batu tuan, batu, ada batu menyerupai kedua dadaku, tegak berdiri di tengah kota, tanpa tangan, tanpa busana. Kakinya tertanam di bawah bata, wajahnya hancur tak berupa, puing-puingnya tergeletak, terserak!, terinjak-injak oleh serdadu yang tak punya mata.”

Kini ia meringkuk, berjongkok, memeluk erat kaki yang gemetar, bibir tipis itu mencium lutut yang mulai keriput kedinginan.

Bantul, Januari 2025
Ahmad Kholilurrokhman (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)

Selaksa Pilu
Maksud
Tabloid SKM Amanat Edisi 93 Tahun 2002
Pulang
Nyanyian Purba
TAGGED:kampoeng sastra soeket tekipuisi skm amanatpuisi soeket tekisastra soeket tkiskm amanatwajah-wajah tanpa mata
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Regional

KKN Walisongo Lakukan Pencegahan Banjir di Demak

Ibnu A
18 Januari 2020
Cegah Covid-19, Tim KKN UIN Walisongo Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Rahasia Sebuah Bungkam
Tiga Minggu Jelang Penutupan, Pendaftar Wisuda Periode Agustus Minim
Dukung Pendidikan Mahasiswa, DEMA FISIP Gelar Ekspo Beasiswa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Wajah-wajah Tanpa Mata
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Wajah-wajah Tanpa Mata
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?