By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Kampanye Sesat Iklan iPad Pro
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Opini

Kampanye Sesat Iklan iPad Pro

Last updated: 10 Juli 2024 8:28 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 10 Juli 2024
Share
SHARE
Iklan iPad, Kontroversi iklan iPad, Iklan Crush!, Kontroversi Apple, Kontroversi video Crush!
Tangkapan layar iklan iPad Pro “Crush!” (Dok. Khusus).

Pada tanggal 7 Mei 2024 lalu, perusahaan teknologi raksasa “Apple” merilis video promosi produk iPad Pro terbaru lewat akun kanal Youtube mereka. Video promosi tersebut menuai banyak respons negatif dari banyak pihak karena pesan yang coba dibawakan dari video tersebut.

Dalam video berjudul ‘Crush!’ tersebut memperlihatkan alat hidraulik raksasa yang menekan hancur bermacam-macam alat musik, buku, kamera, dan berbagai peralatan kreatif lainnya dan memampatkannya menjadi produk iPad Pro yang mereka promosikan. Pada video tersebut, pihak Apple sepertinya hendak menunjukkan fitur-fitur yang tersedia pada iPad Pro sama banyaknya dengan alat-alat yang telah dihancurkan. Namun, banyak pihak dan sosok yang menganggap pesan yang terkandung dalam iklan iPad Pro tersebut lebih dari itu.

Kini, pihak Apple telah meminta maaf. Video YouTube yang kontroversi tersebut tidak dihapus. Hanya saja kolom komentarnya dinonaktifkan. Dari kejadian kontroversi iklan tersebut timbul sebuah pertanyaan, Apakah kita benar-benar membutuhkan teknologi maju hingga harus meninggalkan seni tradisional?

Perkembangan teknologi yang begitu cepat dapat menjadi pisau bermata dua. Dalam kehidupan sehari-hari, teknologi banyak membantu kita menyelesaikan banyak permasalahan. iPad Pro contohnya, kita dapat menggambar, menulis, mengedit video, dan aktivitas lainnya yang sebelumnya memerlukan berbagai peralatan. Kini, kita hanya membutuhkan iPad atau teknologi serupa untuk mengerjakan hal-hal tersebut dalam sebuah alat. Efisiensi dan kepraktisan ini adalah keunggulan utama dari teknologi.

Hadirnya kepraktisan yang ditawarkan oleh teknologi bukan lantas kita meninggalkan alat-alat seni tradisional. Gitar, kanvas, cat minyak, piano adalah beberapa dari sekian benda seni konvensional yang mempunyai nilai sejarah, budaya, dan nilai sakral seni itu sendiri. Melenyapkan benda-benda tersebut memberi simbol penghancuran nilai-nilai yang terdapat di dalam benda-benda tersebut.

Eksistensi penggunaan benda-benda konvensional seni masih cukup kental khususnya di daerah-daerah pelosok di Indonesia, seperti wayang kulit, gamelan, hingga alat-alat untuk membatik. Penggunaan alat-alat konvensional tersebut bukan hanya sebagai penyaluran hobi dan hiburan semata tapi juga sebagai mata pencarian.

Namun, ketika kita membicarakan daerah di perkotaan yang eksistensi penggunaan alat seni tradisional konvensionalnya cenderung berkurang. Sarana hiburan hampir sepenuhnya tergantikan oleh teknologi yang lebih modern seperti video game, hingga bioskop perfilman.

Transisi budaya ini menjadi gambaran sekaligus bahan untuk kita mengambil sikap bijak tentang realitas yang bersifat lebih parktis dan fleksibel secara penggunaannya. Belum lagi perkembangan AI saat ini membuat beberapa kalangan masyarakat khawatir.

Kontroversi iklan iPad Pro oleh Apple seharusnya dapat dijadikan refleksi oleh kita dalam memandang perkembangan teknologi bersamaan dengan pengaruhnya terhadap kesenian konvensional. Seni dan teknologi seharusnya dapat berjalan beriringan. Jangan sampai kita terlena akan kemudahan yang ditawarkan hingga meninggalkan dan melupakan nilai-nilai yang terkandung dalam seni tradisional.

Penulis: Tazakka Nafis
Editor: Khasan Sumarhadi

Mengingatkan Perjuangan Mahasiswa yang Belum Tuntas
Mengatasi Krisis Identitas Diri
Mengapa Kebohongan-Kebohongan di Media Sosial  Bisa “Diimani”?
Rokok Itu Menenangkan atau Mematikan
Bencana, Kejahatan Lingkungan dan Kuasa Simbolis
TAGGED:iklan crush!iklan ipad rokontroversi applekontroversi iklan ipadkontroversi video crush!
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Demo, Korban demo RUU Pilkada, Aksi Tolak RUU Pilkada, Represif polisi, Demo Semarang
Regional

Demo Tak Terkendali, Puluhan Mahasiswa Luka-luka Hingga ditangkap Polisi

Redaksi SKM Amanat
27 Agustus 2024
Sekelumit Gulana
Cegah Rob, Mahasiswa BMC UIN Walisongo Gelar Aksi Penanaman Mangrove
Usman Hamid: Indonesia Tengah Mengalami Kemunduran HAM
UIN Walisongo Resmi Luluskan 642 Mahasiswa pada Wisuda Periode Mei 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Kampanye Sesat Iklan iPad Pro
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Kampanye Sesat Iklan iPad Pro
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?