Yahya Cholil Staquf; Peran Nahdlatul Ulama sebagai Riayatul Ummah

1 Min Read
Yahya Cholil Staquf dalam acara Health Summit 2023 di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub kampus 3 UIN Walisongo, Jum'at (11/8/2023). (Dok. Amanat).
Yahya Cholil Staquf, UIN Walisongo
Yahya Cholil Staquf dalam acara Health Summit 2023 di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub kampus 3 UIN Walisongo, Jumat (11/8/2023). (Dok. Amanat).

amanat.id- Nahdlatul Ulama (NU) menggelar acara NU Health Summit 2023 di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Jumat (11/8/2023).

Acara tersebut menghadirkan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf sebagai salah satu pemateri .

Yahya mengatakan bahwa ulama nusantara memiliki ciri khas yang unik yaitu memegang peran riayatul ummah.

“Ulama nusantara tidak hanya menggeluti ilmu dengan mengkaji saja, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk mengelola umatnya dari masalah keluarga, ekonomi, sampai kesehatan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan dengan tegas, peran NU dan lembaga kesehatan NU harus diarahkan untuk mendampingi umat.

“Program aktivisme NU harus diarahkan kepada riayatul ummah dengan mendampingi dan bergelut langsung dengan umat. Karena itu semua yang dibutuhkan umat, bukannya untuk pencalonan presiden,” tegasnya.

Yahya juga berpesan kepada NU untuk selalu memberikan yang terbaik pada bangsa dan negara.

“Nahdlatul ulama harus selalu berpikir tentang apa yang terbaik bagi bangsa dan negara. Inu merupakan khidmah NU untuk terus membangun Indonesia menjadi peradaban yang mulia,” pungkasnya.

Reporter: Chelsia Anggun
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.