Peran Orang Tua dalam Melatih Anak Berpuasa

2 Min Read
Ain sedang memaparkan materi dalam acara Nada dan Dakwah di TVRI Jawa Tengah, Selasa (04/04/2023). (Amanat/Dok. Khusus).
Ain Ainul Ghurroh, Melatih Anak Berpuasa, UIN Walisongo
Ain sedang memaparkan materi dalam acara Nada dan Dakwah di TVRI Jawa Tengah, Selasa (04/04/2023). (Amanat/Dok. Khusus).

amanat.id- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bekerja sama dengan TVRI Jawa Tengah mengadakan program acara “Nada dan Dakwah” dengan tema “Melatih Anak Berpuasa”, Selasa (04/04/2023).

Acara ini berlangsung secara online melalui kanal TVRI Jawa Tengah dan Live Streaming YouTube.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Walisongo, Ain Ainul Ghurroh turut hadir sebagai pembicara.

Ain menjelaskan terkait tanggung jawab orang tua dalam Q.S. At-Tahrim ayat enam.

“Tanggung jawab orang tua adalah mendidik anaknya, termasuk mengajarkan tentang ketaatan dan beramal saleh seperti berpuasa,” ucapnya.

Ia juga memberikan lima tips bagi orang tua untuk melatih anak berpuasa.

“Pertama, harus ada teladan dari orang tua. Kedua, tidak memaksa,” tuturnya.

Ain menambahkan, usia yang tepat untuk anak belajar berpuasa adalah tujuh tahun.

“Ketiga, anak mulai berlatih berpuasa ketika berusia tujuh tahun,” imbuhnya.

Memerhatikan, lanjut Ain, kualitas gizi serta memotivasi anak juga merupakan hal yang sangat penting.

“Keempat, memerhatikan kualitas gizi makanan, dan terakhir memotivasi anak untuk berpuasa,” jelasnya.

Ain mengatakan, ada banyak hikmah yang bisa diambil dari ibadah puasa.

“Banyak hikmah yang dapat diambil, yaitu meningkatkan ketaatan, belajar mengenai kesabaran, kejujuran, kedisiplinan,”

“Menahan haus dan lapar, serta dapat menumbuhkan jiwa kepedulian sosial.” pungkasnya.

Reporter: Ayu Reza Wulandari
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.