By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentingnya Ulama Perempuan dalam Peradaban
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
NasionalUIN WalisongoVaria Kampus

Pentingnya Ulama Perempuan dalam Peradaban

Last updated: 26 Maret 2023 3:13 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 25 Maret 2023
Share
SHARE
Arikhah, Ulama Perempuan, UIN Walisongo
Tangkapan Gambar Arikhah dalam acara Nada dan Dakwah di TVRI Jawa Tengah, Sabtu (25/03/2023). (Amanat/Dok. Khusus).

Amanat.id- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo bekerja sama dengan TVRI Jawa Tengah mengadakan program acara “Nada dan Dakwah” dengan tema “Meneladani Ulama Perempuan” secara online melalui channel TVRI Jawa Tengah dan Live Streaming YouTube, Sabtu (25/03/2023).

Acara ini menghadirkan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Walisongo, Arikhah sebagai pemateri.

Arikhah menerangkan bahwa keberpihakan kepada ulama perempuan harus dikembangkan.

“Dalam islam, Allah menciptakan laki-laki dan perempuan sejajar, yang membedakan hanya keimanan dan ketakwaannya,” paparnya

Ia juga menyebutkan bahwa ulama perempuan harus bisa dijadikan role model.

“Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Ulama perempuan harus menjadi contoh dan teladan baik bagi para santrinya dalam bidang agama dan bidang sains,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa slogan-slogan yang menunjukkan derajat wanita di bawah laki-laki akan dikritisi seiring perkembangan zaman.

“Slogan Jawa yang menyebutkan bahwa perempuan itu ‘suwargo nunut neroko katut’ sudah mulai dikritisi seiring adanya bukti bahwa posisi perempuan dapat sejajar dengan laki-laki,” ucap Arikha.

Menurut Arikha, sejarah dan syariat islam tidak ada yang mendiskriminasi perempuan.

“Tidak ada dalam sejarah islam yang mengatakan perempuan nomor dua atau laki-laki yang pertama,”

“Sudah saatnya kita memilih diksi yang tepat. Bukan di balik laki-laki sukses ada perempuan hebat, tetapi bersama laki-laki sukses ada perempuan hebat.” pungkasnya.

Reporter: Hanum Ulfiatus Sufiyah
Editor: Revina

Suparman : Menwa dan Racana Dua UKM Kebanggaan UIN Walisongo
UIN Walisongo Buka Pengajuan Keringanan UKT Semester Gasal 2021/2022
Upaya Tepat Perpus UIN Walisongo Hadapi Virus Ransomware
Romo Setyo Ingatkan untuk Tetap Menjaga Kewarasan di Era Dominasi AI
Alasan Mahasiswa Wajib Paham Investasi
TAGGED:jawa tengahnada dan dakwahpentingnya ulama perempuanperadabanuin walisongoulama perempuan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Artikel

Mengambil Peran di Tengah Masifnya Kerusakan Lingkungan

Wiwid Saktia
22 April 2019
Inilah 23 Cabang Lomba yang Dipertandingkan di ORSENIK UIN Walisongo 2017
Malas Bekerja secara Tim, Mau sampai Kapan?
Pernah Jadi Penjual Jajan di Kantin Kejujuran, Agus Jadi Wisudawan terbaik FEBI
Malik Ibrahim, Tegaskan Penguasaan Teknologi menjadi Kompetensi dalam Kerelawanan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Pentingnya Ulama Perempuan dalam Peradaban
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Pentingnya Ulama Perempuan dalam Peradaban
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?