By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Suasana Chaos Sebabkan Mahasiswa UIN Walisongo Terkena Pukulan Aparat Kepolisian
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Suasana Chaos Sebabkan Mahasiswa UIN Walisongo Terkena Pukulan Aparat Kepolisian

Last updated: 15 Maret 2023 12:27 am
Revina Annisa Fitri
Published: 15 Maret 2023
Share
SHARE
Aksi Tolak Perppu Ciptaker
Beberapa demonstran sedang membuat kobaran api sambil bernyanyi memutari api di depan kantor DPRD Jawa Tengah, Selasa (14/03/2023). (Amanat/Nur Rzkn).

Amanat.id- Kericuhan yang terjadi antara demonstran dan aparat kepolisian dalam Aksi Tolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker) oleh Aliansi Mahasiswa Semarang mengakibatkan salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo terkena pukulan oleh aparat kepolisian, Selasa (14/03/2023).

Mahasiswa tersebut bernama Hanif Dzikri yang merupakan mahasiswa program studi (prodi) Akuntasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Salah satu saksi mata, Rizqon Aulia Al Rahman mengatakan bahwa korban ditarik lalu dipukul oleh aparat kepolisian pada saat hendak bergerak maju untuk memasuki gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah.

“Saya melihat kejadiannya secara langsung. Korban ditarik oleh aparat kepolisian ketika berusaha merangsek ke depan untuk masuk ke gedung DPR dan dipukul oleh oknum kepolisian yang menarik korban,” jelas mahasiswa FEBI tersebut ketika diwawancari oleh tim Amanat.id.

Berdasarkan pengakuan korban, lanjut Rizqon, korban dipukul dengan tongkat oleh 3 aparat kepolisian.

“Dengan apa saya kurang paham. Namun, menurut korban, dia dipukul menggunakan tongkat oleh 3 polisi,” ungkapnya.

Rizqon, yang saat itu berada di samping korban, merangkul korban karena situasi yang chaos sehingga tidak memugkinkan para demonstran untuk mengondisikan satu sama lain.

“Saya berada tepat di samping dan merangkulnya. Situasi pada saat itu sangat chaos, jadi teman-teman yang lain juga tidak bisa mengondisikan teman yang lain,” lanjut Rizqon.

Ia menuturkan, pihak aparat kepolisian tidak ada yang membantu korban hingga akhrinya korban diobati oleh tim medis mahasiswa.

“Tidak ada sama sekali. Korban akhirnya kembali ke belakang dan diberi tindakan medis dari pihak mahasiswa,” ujarnya.

Rizqon mengatakan bahwa korban bisa mengikuti aksi sampai selesai dengan normal.

“Beruntung korban tergolong kuat sehingga bisa mengikuti aksi sampai selesai dengan normal,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihak kepolisian tidak seharusnya melakukan tindakan tersebut.

“Saya rasa pihak kepolisian tidak usah melakukan tindakan tersebut karena kami datang dengan damai. Jadi tolong sambut kami dan jangan perangi kami,” tutur Rizqon.

Rizqon berharap agar pihak kepolisian tidak melakukan hal seperti ini lagi ke depannya.

“Harapan saya, ke depannya pihak kepolisian tidak usah melakukan hal tersebut karena tidak semestinya tindakan tersebut dilakukan,” pungkasnya.

Saat dihubungi oleh tim Amanat.id pukul 20.44 WIB, korban belum memberi jawaban sampai berita ini terbit.

Reporter: Revina Annisa Fitri

Dema UIN Walisongo Tak Daftarkan 73 Formasi Mob ke Muri, Ini Alasannya
Setelah Dua Hari Dirawat, Jamal Juara 1 Kempo Kelas 75 Kg Membaik
Sudah Tau Akreditasi Prodi S1 FEBI UIN Walisongo? Ayo Cek di Sini!
BP-UKM Pagar Nusa UIN Walisongo Berhasil Sabet Empat Medali
38 Pesantren Jateng Unjuk Karya di Ekspo Kemandirian Pesantren UIN Walisongo 2023
TAGGED:aparat kepolisianchaosdemo tolak perppu ciptakermahasiswa uin walisongoperppu ciptaker
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Asep Cuwantoro: Masyarakat Hanya Konsumsi “Kotoran” Kaum Berkepentingan

Vina Ulkonita
27 Oktober 2019
Kesulitan Adaptasi Perkuliahan Online, Fauzi Raih Wisudawan Terbaik FPK
Wujudkan Wasiat Terakhir Bapak, Azka Jadi Wisudawan Terbaik FUHUM
Jika itu Puisi
Peran Orang Tua dalam Melatih Anak Berpuasa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Suasana Chaos Sebabkan Mahasiswa UIN Walisongo Terkena Pukulan Aparat Kepolisian
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Suasana Chaos Sebabkan Mahasiswa UIN Walisongo Terkena Pukulan Aparat Kepolisian
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?