Tips Sukses Public Speaking ala Eva Risti Winata

2 Min Read
Eva Risti sedang memaparkan materi dalam acara Seminar Broadcasting di Gedung Teater IsDB Soshum Kampus 3 UIN Walisongo, Jum'at (31/03/2023). (Amanat/Gojali).
Eva Risti, Public Speaking, UIN Walisongo
Eva Risti sedang memaparkan materi dalam acara Seminar Broadcasting di Gedung Teater IsDB Soshum Kampus 3 UIN Walisongo, Jum’at (31/03/2023). (Amanat/Gojali).

amanat.id- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Seminar Broadcasting dengan tema “Explore Your Mind to Be A Good Speaker” di Gedung Teater IsDB Soshum Kampus 3, Jum’at (31/03/2023).

Acara ini menghadirkan Announcer Radio Dakwah Islam (Dais) Semarang, Eva Risti Winata sebagai pemateri.

Eva mengatakan bahwa public speaking menjadi salah satu keterampilan yang perlu dipelajari mahasiswa.

“Salah satunya adalah membangun citra diri yang positif. Apa yang kamu ucapkan mencerminkan bagaimana dirimu,” ucapnya.

Ia juga memberikan tips agar dapat tampil percaya diri ketika sedang berbicara di depan umum.

“Kita harus tau acaranya itu apa, formal, semiformal, atau informal. Kadang orang tidak bisa ngomong karena tidak mengetahui itu acaranya apa,” tambah Eva.

Selain harus memiliki rasa percaya diri, lanjutnya, isi yang dibawakan saat public speaking pun harus berkualitas.

“Semua orang bisa ngomong, tapi belum tentu ngomongnya baik,” tuturnya.

Menurut Eva, seseorang bisa menciptakan jam terbangnya dengan mencari berbagai potensi.

“Apabila tidak memiliki jam terbang, maka ciptakanlah jam terbang itu sendiri. Cari potensi di luar kuliah,” ucap Eva.

Ia berpesan untuk tidak menyepelekan kemampuan public speaking.

“Semua pekerjaan yang dipilih oleh mahasiswa di masa depan membutuhkan public speaking,”

“Jadi, pergunakan public speaking yang diberikan bapak ibu dosen di kelas dengan baik.” tutupnya.

Reporter: Rizki Gojali
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.