By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Studi Pentas “Pasar Kobar” Teater Koin Angkat Konflik Petinggi Zaman Sekarang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoVaria Kampus

Studi Pentas “Pasar Kobar” Teater Koin Angkat Konflik Petinggi Zaman Sekarang

Last updated: 9 Desember 2023 8:31 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Desember 2023
Share
SHARE
Teater Koin, Studi Pentas "Pasar Kobar", Teater Koin UIN Walisongo, FEBI UIN Walisongo, UIN Walisongo
Dua orang pemeran pertunjukan sedang berdialog dalam Studi Pentas “Pasar Kobar” di Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Jumat (8/12/2023). (Amanat/Kholil).

Amanat.id- Teater Koin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Mengadakan Studi Pentas “Pasar Kobar” di Auditorium I Kampus 1, (8/12/2023).

Lurah Teater Koin, Shofia Nabila mengatakan bahwa proses persiapan membutuhkan waktu 3 bulan setengah.

“Persiapan studi pentas ini lika-liku bener-bener kerasa karena tiga bulan setengah, proses yang panjang dan harus mengatur profesional,” ucapnya.

Dalam persiapan pentas, dirinya merasa Sumber Daya Manusia (SDM) masih kurang ilmu karena usia Teater Koin yang tergolong muda.

“Teater ini juga baru 8 tahun. Jadi, memang untuk SDM-nya kami masih kurang ilmu,” tambahnya.

Pimpinan produksi (Pimpro), Tata Witanda Ayu menjelaskan bahwa Studi Pentas “Pasar Kobar” menceritakan konflik petinggi zaman sekarang.

“Menceritakan tentang konflik zaman sekarang, seperti para petinggi yang ingin mengubah, tanpa persetujuan semuanya,” terangnya.

Lanjutnya, pentas tersebut menyampaikan pesan agar para petinggi memperhatikan semua kalangan.

“Untuk para pejabat agar lebih mementingkan rakyat kecil, nggak hanya mementingkan rakyat atas,” tuturnya.

Salah satu penonton, Ucok mengatakan bahwa penampilan aktor lumayan bagus. Namun, ia kurang merasakan amarah di akhir cerita.

“Meskipun penampilan lumayan bagus, saya agak kurang merasakan sebuah amarah di akhir endingnya,” katanya.

Ia pun turut menyampaikan makna yang didapat setelah menonton Studi Pentas “Pasar Kobar”.

“Saya merasa cerita tersebut menyampaikan pesan bahwa kecerobohan dan keburukan bisa menimbulkan bencana sendiri,” ujar Ucok.

Reporter: Kholil

Editor: Revina

Yahya Cholil Staquf; Peran Nahdlatul Ulama sebagai Riayatul Ummah
Ketua LP2M: KKN-69 Harus Siap Menanggulangi Kemiskinan di Jawa Tengah
Irwansyah Jelaskan Manfaat dari Personal Branding
Beasiswa LPDP 2019 Khusus Santri Dibuka, Panduan Pendaftaran Ada Disini
Bincang Soal Korupsi Bersama KPK dan ICW: Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini
TAGGED:febi uin walisongokonflik petinggistudi pentas pasar kobarteater kointeater uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Melipir

Bukit Tronggolasi, Destinasi Wisata Berbasis Literasi

Agus Salim I
10 Februari 2019
Pendaftaran UJM Diperpanjang! Segera Daftarkan Diri Anda
UIN Walisongo Kukuhkan 4.105 Mahasiswa Baru
Pagelaran Budaya Meriahkan Puncak Anniversary PGMI ke-10
Lika-Liku Kehidupan Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Studi Pentas “Pasar Kobar” Teater Koin Angkat Konflik Petinggi Zaman Sekarang
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Studi Pentas “Pasar Kobar” Teater Koin Angkat Konflik Petinggi Zaman Sekarang
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?