Sekelumit Gulana

1 Min Read
Ilustrasi orang yang sedang dilanda rasa gulana (pixabay.com).
Sekelumit Gulana, Puisi Amanat
Ilustrasi orang yang sedang dilanda rasa gulana (pixabay.com)

Pada raga yang pernah bersikukuh

Menopang tiada henti

Beriringan menerjang mentari

Hadirmu telah begitu berarti

Memberi karsa pada yang menanti

Meski takdir tak memungkiri

 

Situasi kini telah berbeda,

Ada banyak yang memicu angkara

Hingga tak terelak tiada masa

Tapi satu yang tak kan kau duga

Ialah penawar di balik segala perkara

Yang mampu menangani pergulanaan yang menerpa

 

Semarang, Maret 2023

Eva Salsabila (Lurah Kampoeng Sastra Soeket Teki)

Share This Article