By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: [Resensi Film] Kisah Pencarian dan Balas Dendam Saudari Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Film

[Resensi Film] Kisah Pencarian dan Balas Dendam Saudari Perempuan

Last updated: 24 Desember 2019 12:31 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 9 Maret 2019
Share
SHARE
Film No Mercy (http://eontalk.com).

Film ini bercerita tentang dua saudari yatim piatu yang hidup bersama. Mereka adalah In Ae (Lee Si Young ) dan Eun Hye(Park Se Wan). Film diawali dengan keluarnya In Ae dari penjara, ketika Eun Hye masih duduk di bangku SMA.

Setelah In Ae keluar dari penjara ia menginginkan kehidupan normal dengan adiknya Eun Hye. Bagi In Ae adik adalah segalanya, karena Eun Hye mengidap penyakit autis. Namun, niatan itu urung terlaksana. Sampai mentari terbenam sang adik tak kunjung datang.

In Ae akhirnya mendatangi sekolah adiknya. Di sana ia mendapat pentunjuk dari teman satu kelas Eun Hye(Park Se Wan), sebuah video berdurasi pendek menampilkan Eun Hyjuga temannya memberi tahu keberadaan Eun Hye berada.

Akhirnya, In Ae sampai pada informasi yang menyebutkan bahwa adiknya dimanfaatkan sebagai pekerja prostitusi online. Orang yang menjebak adiknya itu tak lain adalah teman satu kelas adiknya yang suka membully.
Karena Eun Hye sudah dijual temannya pada pria bernama Ha Sang Man, In Ae hanya diberi kartu nama Ha Sang Man.

Ia bahkan sempat menghubungi polisi untuk melaporkan kehilangan adiknya. Sayang , prosedur hukum begitu menyulitkan sehingga memaksa dirinya untuk bergerak sendiri.

In Ae marah. Namun yang bisa dia lakukan hanya mengumpulkan petunjuk dan mencari.

Film berduarai 93 menit ini berhasil menyentuh sisi kemanusiaan yang menyentuh hati. Seorang kakak yang begitu sayangnya dengan adik semata wayang dipaksa terlibat perkelahian demi perkelahian.

Di latar yang berbeda nasib Eun Hye juga tak tentu arah. Lantaran penyakitnya, ia dilempar ke berbagai lelaki hidung belang, hingga berakhir digenggaman Park Young Choon, seorang yang menginginkan kakak Eun Hye, mati. Di tangan Park Young Choon, Eun Hye disekap disebuah bangunan.

Lewat bantuan pembantu Park Young Choon, In Ae mampu mengetahui di mana adiknya berada. Penghianatan tersebut berujung pada nasib naas. Hidupnya, harus berakhir di tangan majikannya secara mengenaskan.
Film ini mengangkat isu sosial yang marak terjadi di negara Korea Selatan. Terutama pada kasus bullying dan pelecehan seksual.

Film bergenre action ini cocok menemani weekend. Kelebihan yang dimilki film ini berbeda dari film laga lain, bagaimana beringasnya seorang perempuan menghadapi banyak lelaki untuk bertarung dan menyuguhkan adegan laga dari Lee Si Young (In Ae) namun makna yang terkandung dalam film ini mengajarkan banyak hal.

Judul Film : No Mercy (Older Sister)
Sutradara : Lim Kyung Taek
Penulis Naskah : Lim Kyung Taek, Kim Min
Produser : Nam Kwon Woo, Jung Suk Hyun
Tanggal Rilis: 01 Januari 2019
Durasi: 93 menit
Bahasa: Korea
Negara: Korea
Resentator: Fatimah Azzahrok

Insting Manusia VS Teknologi Algoritme dalam Escape Plan 2
[Resensi Film] ‘Mukti utowo Mati’
Dualisme Keinginan Hidup Normal
Miracle in Cell no. 7: Potret Kedzaliman Penguasa
[Resensi Film] Ketika Impian Terhalang Batasan Sosial
TAGGED:film koreafilm lagafilm no mercyresensi film
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Akademik

Optimalisasi Perkuliahan Online dan Pelaksanaan Wisuda, Ini Kebijakan Terbaru UIN Walisongo

Afifah Kamaliyah
23 Maret 2020
Beberapa Santri Ma’had Terbantu dengan Adanya Tokma UIN Walisongo
HMJ ISAI dan Teknik Lingkungan UIN Walisongo Tanam 145 Bibit Pohon
Foto-foto Pasca Kecelakan Beruntun di Turunan Silayur 2 Maret 2017
Belenggu Pers di Tangan RUU Penyiaran
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: [Resensi Film] Kisah Pencarian dan Balas Dendam Saudari Perempuan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: [Resensi Film] Kisah Pencarian dan Balas Dendam Saudari Perempuan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?