By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
RegionalVaria Kampus

Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya

Last updated: 23 Agustus 2024 5:10 am
Rio Ramadhan
Published: 22 Agustus 2024
Share
SHARE
Gas air mata, Aksi Tolak RUU Pilkada, Pedagang aksi tolak RUU Pilkada, Dampak gas air mata, Aparat kepolisian
Salah satu pedagang di tengah Aksi Tolak RUU Pilkada yang terkena asap gas air mata di dekat Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/8/2024). (Amanat/Rio).

Amanat.id- Di tengah chaos-nya Aksi Tolak Revisi Undang-undang (RUU) Pilkada, beberapa pedagang di sekitar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah terkena dampak gas air mata dari aparat keamanan, Kamis (22/8/2024).

Salah satu penjual, Sri mengatakan dirinya sempat ingin lari karena tidak tahan dengan rasa perih dari asap yang ditimbulkan gas air mata.

“Saya sudah tidak kuat, tadinya mau lari saat keluar asap,” ucapnya.

Akan tetapi, sambung Sri, ada uang dari hasil penjualan dan gerobak dagang yang harus diselamatkan.

“Tapi saya memilih bertahan untuk mengamankan gerobak, soalnya uang ada di sana,” ujarnya.

Dirinya juga mengaku bahwa terdapat empat peluru gas air mata yang mendarat di dekat stan jualannya.

“Ada empat peluru yang nyasar kesini,” tambahnya.

Pedagang lainnya, (tidak ingin disebutkan namanya) menyarankan agar polisi melihat sekitar terlebih dahulu sebelum menembakkan gas air mata.

“Seharusnya kalau mau lempar gas air mata lihat-lihat sekitar dulu,” katanya.

Pasalnya, ada para pedagang yang merasakan perih di mata karena asap yang dihasilkan.

“Di sini juga ada pedagang, asapnya saat terkena mata rasanya perih,” ujarnya.

Meski mengaku resah dengan adanya gas air mata, ia tidak memiliki keberanian untuk mengambil sikap tegas.

“Untuk itu saya tidak berani,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, salah satu aparat kepolisian yang bertugas, Asep menolak untuk memberikan pendapat karena menurutnya itu bukanlah tugasnya.

“Saya tidak mau ber-statement, itu tugas humas,” tutupnya.

Reporter: Rio Ramadhan

Hasil Audiensi DEMA-SEMA UIN Walisongo Bersama Birokrasi Terkait Permasalahan Ma’had
UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan Anugerah Humas Kemenag Award 2024
Evaluasi 9 Tahun Jokowi, Korlap UIN Walisongo Harapkan Presiden Fokus Urus Negara
Stan Orda Sebabkan Kemacetan di Jalan Penghubung Kampus
PPB UIN Walisongo Adakan Pretest TOEFL IMKA bagi Mahasiswa Angkatan 2022
TAGGED:aksi tolak ruu pilkadaaparat kepolisiandampak gas air matagas air matapedagang aksi tolak ruu pilkada
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
KKN UIN Walisongo, Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini, Desa Pamongan
KKNUIN WalisongoVaria Kampus

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gandeng KUA Gelar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini

Redaksi SKM Amanat
14 Agustus 2023
UIN Walisongo Perpanjang Pembayaran UKT Semester Gasal 2023/2024
Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Konsep Stoisisme Sebagai Alternatif Healing
PBAK 2018 UIN Walisongo Hadirkan Tamu Istimewa
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?