By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Nyambi Jadi Petugas Kebersihan, Korie Khoriah Raih Wisudawan Terbaik FDK
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
Sosok

Nyambi Jadi Petugas Kebersihan, Korie Khoriah Raih Wisudawan Terbaik FDK

Last updated: 18 Juli 2018 12:05 pm
Nailin Najah
Published: 8 Maret 2018
Share
SHARE
Korie Khoriah, wisudawan terbaik Fakultas Dakwah dan Komunikasi. (Dok. Pribadi)

Skmamanat.com – Korie begitu ia sering disapa, merupakan mahasiswi jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) angkatan 2013. Ia berhasil mendapat prestasi sebagai wisudawan terbaik FDK dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91.

Tak hanya itu, pemilik nama lengkap Korie Khoriah itu juga menyandang gelar skripsi terbaik FDK dengan judul “Clickbait dalam Praktik Pemberitaan di Tribunnews.com”.

Korie menceritakan, proses perkuliahannya dilalui dengan perjuangan yang tak mudah.

Bapaknya di PHK dari pekerjaan saat Korie semester enam. Ia sempat bingung dan drop.

Selama enam bulan, orang tuanya mengirim uang bulanan yang terkadang tidak seberapa. Ia mencari cara untuk memenuhi kebutuhannya dengan mengajar les dan menjadi petugas kebersihan saat acara pernikahan di PRPP ketika akhir pekan.

Korie tidak pernah malu, meski sempat ada yang bertanya mengenai pekerjaan akhir pekan yang sering Ia lakukan.

“Karena  memang lagi butuh jadi harus berani, yang penting halal dan nggak nyusahin orang lain daripada harus pinjam-pinjam,” katanya saat ditemui skmamanat.com.

Mahasiswa asal Cirebon ini juga aktif di organisasi-organisasi kampus seperti LPM Missi, Himpunan Mahasiswa Jurusan, Walisongo TV, dan organisasi ekstra kampus. Korie bahkan diberi tanggung jawab menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) LPM Missi 2016.

Khorie juga bercerita pengalamannya ketika mengerjakan skripsi yang harus berganti judul hingga tiga kali.

“Prosesnya cukup lama. Sampai memakan waktu dua semester,” jelasnya.

Selain itu, kendala muncul di tengah proses ia mengerjakan skripsinya. Korie hampir tak dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu karena sakit selama dua minggu.

Hal tersebut membuatnya terancam tidak bisa mendaftar ujian munaqosyah.

“Saya merasa mendapat keajaiban dari Allah. Ternyata ada perpanjangan waktu satu hari. Saya langsung mengurus penyelesaian skripsi kepada pembimbing dan mengurus segala persyaratan munaqosyah,” ungkapnya.

Jual motor saat akan wisuda

Menjelang wisuda, kebutuhan Korie sebagai calon wisudawan meningkat. Mulai menyetak skripsi hingga iuran yang harus segera dibayarkan. Ditambah lagi dengan perekonomian keluarga yang sedang membutuhkan uang banyak. Korie harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Terus orang tua nanya, kalau motornya dijual gimana?” katanya.

Awalnya Korie sempat tak setuju, lantaran motor tersebut memiliki banyak kenangan. Motor itu telah ia gunakan sejak SMP hingga mengantarkannya kemanapun saat kuliah di UIN Walisongo.

Tak ada piliahan lain, Korie pun akhirnya tetap menjual motor kesayangannya itu.

“Karena memang butuh ya akhirnya dijual,” tutur Korie.

Saat ditanya mengenai rencananya setelah lulus, Korie mengaku masih memikirkannya lagi. Ia ingin melanjutkan studi magister, namun untuk universitasnya belum pasti.

“Kalau kuliah lagi nanti inginnya sambil kerja, agar tidak merepotkan orang tua,” jelasnya.

Korie berharap apa yang telah dicapai selama masa kuliah dapat bermanfaat di kemudian hari. Ia juga berharap semua mahasiswa bisa selalu menyertakan hati dalam menjalani setiap proses perkuliahan maupun aktifitas yang berhubungan dengan mahasiswa lainnya.

Reporter: Nailin Najjah
Editor: Rima Dian Pramesti

Meski Salah Jurusan, Zamzami Mampu Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fuhum
ART Tujuh Tahun, Siti Purmini Jadi Wisudawan Terbaik FEBI
Sempat Terhalang Restu, Tak Surutkan Semangat Heni untuk Berprestasi
Berkat Jaga Komitmen, Kunci Reza Arinal Haq Sandang Predikat Wisudawan Terbaik FISIP
Mengudara Bersama Ambisi
TAGGED:wisudawan terbaikwisudawan terbaik ugmwisudawan terbaik uin
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ArtikelLifestyleMilenial

Mengenal Impulsive Buying dan Karakteristiknya

Lawinda Rahmawati
2 Januari 2024
Kenali Faktor Kerentanan Penyebab Kekerasan Seksual
Akhiri PBAK 2024, Mahasiswa Baru UIN Walisongo Penuhi Landmark Sambil Nyanyikan Yel-yel
PPM Didiskualifikasi dan Dapat Pengurangan Suara di Pemilwa UIN Walisongo
Bayang-bayang Kekerasan Seksual Di Balik Fatherless
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Nyambi Jadi Petugas Kebersihan, Korie Khoriah Raih Wisudawan Terbaik FDK
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Nyambi Jadi Petugas Kebersihan, Korie Khoriah Raih Wisudawan Terbaik FDK
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?