
Amanat.id- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan kegiatan jalan sehat dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-56 dari Gedung Rektorat ke Kampus 2 dan berakhir di Auditorium ll, Kamis (9/4/2026).
Ketua pelaksana Dies Natalis UIN Walisongo ke-56, Muhammad Fattah mengatakan kegiatan jalan sehat diikuti oleh peserta yang terdiri dari internal, eksternal dan mitra.
“Pesertanya meliputi seluruh jajaran pimpinan universitas, staff, perwakilan mahasiswa, dan perusahaan bank mitra yang saya kira kisaran 600 hingga 700 peserta,” Katanya.
Alasan pelaksanaan kegiatan jalan sehat diadakan weekday, lanjutnya, karena akhir pekan merupakan waktu bersama keluarga.
“Kalau weekend kebanyakan pegawai kita banyak yang rumahnya jauh, juga weekend adalah hari untuk bersama keluarga,” jelasnya.
Fatah menjelaskan kebanyakan doorprize berasal dari mitra bank yang bekerja sama dengan UIN Walisongo.
“Doorprize banyak berasal dari sponsor berbagai mitra bank, di antaranya dari Bank Mandiri Taspen, BSI, BTN Syariah, dan Bank Jateng dengan total jumlah hadiah hampir 300,” ucapnya.
Selain pembagian doorprize, lanjutnya, juga terdapat hiburan seperti menyumbangkan lagu dari masing-masing unit.
“Di sela-sela pembagian doorprize, masing-masing unit akan mengirimkan perwakilannya untuk menyumbangkan lagu. Pada acara ini kita menjalin kebersamaan, mempererat silaturahim dan menghibur diri agar semua bisa bergembira,” titahnya
Fatah menyampaikan, selain jalan sehat juga terdapat kegiatan ziarah yang menjadi bagian dari Dies Natalis UIN Walisongo ke-56.
“Kegiatan selanjutnya akan diadakannya ziarah ke pendiri UIN Walisongo yang berada di berbagai daerah,” ujarnya.
Sesuai tema Dies Natalis ke-56 UIN Walisongo, Fatah berharap universitas bisa menebarkan semangat menjaga bumi.
“Sesuai tema Dies Natalis ke-56, mari bersama-sama teguhkan semangat merawat bumi maupun alam, menjalankan amanah Allah untuk mengelola sumber daya alam dan lainnya dengan baik,” tuturnya.
Selain itu, ia berharap UIN Walisongo juga bisa mengembangkan riset dari berbagai ilmu pengetahuan.
“Selain itu harapannya UIN Walisongo bisa mengembangkan riset baik ilmu pengetahuan dan juga seni,” tutupnya.
Reporter: Ade Rizqi
Editor: Irbah Fatin


