
Amanat.id– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Doktor Ke-39, Magister Ke-64, Sarjana Ke-97 periode Agustus 2025 tahun akademik 2025/2026 di Gedung Prof, TGK. Ismail Yaqub Kampus 3, Sabtu (24/9/2025).
Rektor UIN Walisongo, Nizar Ali menyampaikan selamat dan apresiasinya pada 1.007 wisudawan sesi 1.
“Atas nama institusi, selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 1.007 wisudawan dan wisudawati pada sesi 1,” ujarnya.
Ia turut bangga karena pada wisuda kali ini telah melahirkan cendekia terbanyak sepanjang sejarah wisuda UIN Walisongo.
“Jika digabungkan dengan sesi 2 jumlah wisudawan dan wisudawati mencapai 2.023, ini menjadi saksi lahirnya cendekia terbanyak sepanjang sejarah wisuda UIN Walisongo,” tuturnya.
Nizar mengingatkan ijazah yang diperoleh bukan hanya sekadar bukti telah menempuh pendidikan tinggi.
“Ijazah yang saudara genggam bukan sekadar bukti telah menempuh perguruan tinggi, tetapi amanah yang membawa ilmu, nilai dan integritas dimasyarakat,” katanya.
Menurutnya, perubahan adalah ruang lahirnya peluang dan tidak mudah puas pada pencapaian.
“Jangan takut menghadapi perubahan karena itu adalah ruang lahirnya peluang dan jangan muda puas, karena masa depan milik mereka yang mau melangkah lebih jauh,” ungkapnya.
Lanjutnya, ia berpesan untuk tidak pernah lelah mengucap terima kasih kepada orang tua.
“Jangan pernah lelah untuk berterima kasih kepada orang tua, baik dengan ucapan tulus, perbuatan yang membahagiakan, ataupun doa yang tak pernah padam,” ucapnya.
Nizar menekankan bahwa doa orang tua menjadi kunci dari berkah dan suksesnya kehidupan.
“Ridho orang tua adalah ridho Allah SWT, doa orang tua adalah kunci pintu keberkahan dan kesuksesan hidup,” tambahnya.
Ia juga mengatakan UIN Walisongo telah memiliki 54 program studi (prodi).
“UIN Walisongo memiliki 54 program studi dengan 31 prodi terakreditasi unggul dan yang lainnya baik sekali,” titahnya.
Nizar berharap prodi lainnya dapat segera menyusul predikat unggul.
“Prodi yang baik sekali dapat segera menyusul predikat unggul, dan dengan adanya mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran dapat tergabung pada 6 tahun ke depan,” pungkasnya.
Reporter: Dwi Endang Setyorini
Editor: Melini Rizki


