By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gagal Dapat Beasiswa dan Terkendala UKT Tak Halangi Arifah Jadi Wisudawan Terbaik FST
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Wisudawan Terbaik FST, Arifah Riana, Wisuda UIN Walisongo, Wisuda ke-98, UIN Walisongo
Potret Arifa Riana yang sedang memegang ijazahnya saat sesi foto wisudawan terbaik FPK, Sabtu (1/11/2025). (Dok. Khusus).
SosokWisuda

Gagal Dapat Beasiswa dan Terkendala UKT Tak Halangi Arifah Jadi Wisudawan Terbaik FST

Arifah Riana bersyukur karena sempat dibantu oleh MA-nya untuk membayar UKT pertama, walaupun sempat dilarang untuk berkuliah karena sang ayah telah berpulang hingga beasiswanya juga ditolak, tak menyurutkan semangat Arifah untuk menjadi wisudawan terbaik FST

Last updated: 2 November 2025 2:55 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 2 November 2025
Share
SHARE
Wisudawan Terbaik FST, Arifah Riana, Wisuda UIN Walisongo, Wisuda ke-98, UIN Walisongo
Potret Arifa Riana yang sedang memegang ijazahnya saat sesi foto wisudawan terbaik FPK, Sabtu (1/11/2025). (Dok. Khusus).

Amanat.id- Mahasiswa kelahiran 2003, Arifah Riana berhasil menyandang predikat wisudawan terbaik Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-98 yang digelar di Gedung Auditorium II Kampus 3, Sabtu (01/11/2025).

Arifa berhasil menyelesaikan skripsi yang berjudul “Implementasi Model Case Based Learning Berbantuan LKPD untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Komunikasi Ilmiah Materi Termodinamika” hanya dalam waktu satu bulan setengah.

“Awalnya aku nggak pernah nyangka bisa secepat ini. Mulai dari penelitian hingga sidang itu cuma 45 hari,“ kata Arifah saat diwawancarai Tim Amanat.id, Sabtu (11/01)

Ia mengaku mengalami kendala pembatalan di lokasi penelitian pertama, tetapi langsung mampu beradaptasi dengan cepat dan memindahkan lokasi penelitiannya.

“Meski sempat sekolah tempat penelitian pertamaku batal. Tapi alhamdulillah, aku langsung pindah ke SMA 3 Semarang,“ ucapnya.

Di balik prestasi yang didapatkan, terdapat cerita pedih yang Arifah alami, bahkan pernah hampir gagal kuliah karena tertolak beasiswa.

“Padahal sedari MA, aku punya kartu KIP,  tapi mengapa bisa gagal dalam semua pendaftaran termasuk Beasiswa KIPK Itu sendiri. Sampai kadang putus asa karna merasa tidak pantas menerima beasiswa,” ungkapnya.

Di lain sisi, ibunya juga sempat kurang setuju untuk Arifah melanjutkan kuliah lantaran sudah kehilangan sosok tulang pungung keluarga.

“Ketika aku menginjak bangku MA, Ayah meninggal, sejak saat itu Ibu bekerja lebih keras untuk menghidupi aku dan kedua adikku. Mungkin itu alasan Ibu tidak setuju aku kuliah karena tidak takut tidak bisa membiayai,” tuturnya.

Kendati demikian, Arifah tidak patah semangat untuk berkuliah. Ia menyakinkan Ibunya bahwa ia bisa kuliah sambil bekerja.

“Aku mencoba meyakinkan Ibuku bahwa aku akan tetap kuliah, soal biaya pasti ada jalanya. Nanti bisa disambil kerja,” ujarnya.

Setelah disetujui oleh Ibunya, masalah lain datang karena tingginya biaya kuliah yang harus dibayarkan.

“Nah, setelah Ibu mau, diawal aku kebingungan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2,8 juta bagaimana mau membayarnya ditambah lagi dengan biaya ma’had 4 juta dimuka,” jelasnya.

Arifah tak kehilangan akal, ia memberanikan diri datang ke sekolah lamanya untuk meminta bantuan dan pandangan untuk biaya berkuliah.

“Istilahnya mengadu lah, aku menceritakan mendapat UKT sekian dan ibu saya tidak berkenan untuk lanjut kuliah. Terus sekolah prihatin dan biaya UKT pertama ku, tiga perempatnya disumbang dari sekolah,” tuturnya.

Demi mencukupi kebutuhanya Arifah mengambil pekerjaan menjadi guru les siswa SMP dan SMA yang jaraknya cukup jauh dan ditempuh dengan berjalan kaki.

“Aku menjadi guru les mulai dari semester tiga sampai lima karena semester dua saya mahad. Saat menjadi guru les, Aku tidak punya kendaraan sehingga harus jalan kaki dari Tanjung Sari ke Karonsih dan itu dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Menurutnya gaji dari guru les tidak seberapa, bahkan untuk makan terkadang masih kurang sehingga mendorong dirinya untuk melaksanakan Puasa Daud.

“Pada saat  gaji guru les dibayar 50 ribu per ngajar, aku masih digaji 25 ribu. Sehingga terkadang aku terpaksa puasa daud untuk berhemat dan menabung biaya kuiah. Di sisi lain sebagai bentuk tirakatku,” ujarnya.

Ia berharap untuk teman-teman mahasiswa jangan patah semangat, perjuangkan hal yang diimpikan apapun rintangannya karena rintangan itulah yang membuat sukses nantinya.

“Untuk kawan-kawan mahasiswa Jaga harapanmu. Hidupkan ia terus, kita harus menjadi lebih besar dari penderitaan yang kita alami,” harapnya.

Penulis: David Setyawan

Editor: Makrufiyah

Truk Proyek Kampus 3 yang Beroperasi di Tengah PBAK Dinilai Mengganggu
Bakpia Biji Nangka Antarkan Kopma Walisongo Raih Juara 2 Tingkat Nasional
Mahasiswa UIN Walisongo Raih Juara 1 Lomba Matematika Tingkat Nasional
Musikin Kampus, Hasil Kolaborasi UKM Musik dan Komunitas Wadas
Trisyana Bagikan Kunci Jadi Penyiar dalam Talkshow Penyiaran MBS FDK
TAGGED:arifah rianauin walisongowisuda ke-98wisuda uin walisongowisudawan terbaik fst
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News

Juara Business Plan Orsenik 2017, FST Sulap Tempe Goreng Jadi Mantela

Iin Endang Wariningsih
22 September 2017
UKM Masa Gelar Seminar Nasional, Belajar Public Speaking Bareng Founder Fakta Bahasa
UIN Walisongo Siapkan Sistem Kuliah Tatap Muka Pasca Lebaran
Rektor Berharap Mahasiswa Asing Kerasan di Indonesia
Mencari Kebenaran Agama di Media
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Gagal Dapat Beasiswa dan Terkendala UKT Tak Halangi Arifah Jadi Wisudawan Terbaik FST
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Gagal Dapat Beasiswa dan Terkendala UKT Tak Halangi Arifah Jadi Wisudawan Terbaik FST
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?