By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Gagal Masuk Kedokteran, Zakiyatul ‘Ulya Kini Jadi Wisudawan Terbaik FSH
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
UIN WalisongoWisuda

Sempat Gagal Masuk Kedokteran, Zakiyatul ‘Ulya Kini Jadi Wisudawan Terbaik FSH

Wisudawan Terbaik FSH, Zakiyatul Ulya Kamal mengangkat tema Analisis deteksi hilal pada tugas akhirnya

Last updated: 24 Mei 2026 2:47 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 24 Mei 2026
Share
SHARE
wisudawan terbaik fsh, zakiyatul ulya kamal, wisuda uin walisongo, wisuda ke-100, uin walisongo
Potret Wisudawan Terbaik FSH UIN Walisongo, Zakiyatul ‘Ulya Kamal sedang berfoto dengan ijazah kelulusannya, Sabtu (23/5/2026).(Amanat/Dok Khusus).

Amanat.id- Mahasiswi Program Studi (Prodi) Ilmu Falak, Zakiyatul ‘Ulya Kamal berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada wisuda ke-100 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang digelar di Gedung Auditorium II Kampus 3, Sabtu (23/5/2026).

Ia menyelesaikan tugas akhir dengan judul skripsi “Analisis Deteksi Hilal dengan Teknik Komputer Vision Berdasarkan Data Video Rukyatul Hilal Awal Bulan Qamariyah“.

Ia mengatakan bahwa judul skripsinya berawal dari mata kuliah Antropologi Hukum.

“Ketika semester 5 atau 6 saya mendapatkan mata kuliah Antropologi Hukum yang mana diberikan tugas membuat jurnal, dari situ saya mendapatkan analisis hilal. Kemudian saya mengajukan judul dan di acc,” ucapnya.

Dalam pengerjaan skripsi, Zakiya mendapatkan saran dari pembimbing skripsi sehingga ia tidak merasa kesulitan.

“Saya tidak mengalami kesulitan karena pembimbing saya memberikan saran-saran yang bisa diaplikasikan dan sangat memotivasi ketika mental saya sedang down,” ujarnya.

Zakiya mengigat pesan dosen pembimbingnya tentang proses pengerjaan skripsi merupakan fase yang harus dihadapi.

“Saya ingat ketika beliau mengatakan jika fase skripsi adalah fase yang harus dihadapi, apapun ujiannya merupakan tanda bahwa kita sedang tumbuh. Ketika mendengar hal tersebut saya langsung bersemangat lagi,” ungkapnya.

Dalam perjalanan menentukan perkuliahan, ia sempat tertarik kedokteran namun tidak diterima.

“Dulu saya beberapa kali mencoba untuk masuk Kedokteran, ternyata belum jodohnya. Alhamdulillah saya keterima di Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama (Kemenag),” titahnya.

Dirinya mengatakan sempat merasakan kesulitan di masa awal perkuliahan.

“Saat SMA saya tidak ada pelajaran Ilmu Falak, jadi ketika semester 1 saya cukup kaget dan merasa tertinggal,” ujarnya.

Namun, ia bertekad untuk terus belajar dengan giat.

“Setiap masuk kelas saya bertekad untuk selalu meninggalkan kelas dalam keadaan paham, jadi setiap ada materi yang tidak saya ketahui selalu saya tanyakan,” katanya.

Zakiya mengungkapkan bahwa dirinya sudah pernah terpikir untuk menjadi wisudawan terbaik.

“Menjadi wisidawan terbaik pernah terpikir dibenak saya. Jadi saya belajar semaksimal mungkin dan Alhamdulillah Allah berikan predikat wisudawan terbaik kepada saya,” tuturnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada keluarganya karena supportif serta tidak menuntut apa-apa.

“Saya diposisi ini berkat doa keluarga. Terima kasih karena sudah membebaskan untuk memilih jalan sendiri dan tidak menuntut macam-macam. Doakan saya semoga dapat diterima beasiswa S2 Astronomi di ITB,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Wildan Sururi
Editor: Dinda Alfiani

Pentas “Mantep” Teater Koin UIN Walisongo, Karya Spesial Peringati 10 Tahun
Puluhan Mahasiswa Jatuh Pingsan dan Sakit Saat Ikuti Pembukaan PBAK 2022
LPM UIN Walisongo Layangkan Audiensi, Beberapa Kosong Dana Penerbitan
LPTK UIN Walisongo Kukuhkan 537 Mahasiswa PPG dari 15 Provinsi Berbeda
Alasan Beberapa Santri Ma’had Lebih Memilih Naik Taksi Online daripada Golf Car
TAGGED:headlineuin walisongowisuda ke-100wisuda uin walisongowisudawan terbaik fshzakiyatul ulya kamal
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Film

Kisah Pilu Ketika Kemarau Panjang Melanda

Shafril Hidayat
2 Juni 2019
Perdana Ikut Stand up Comedy, Mohamad Arja Imroni Raih Juara 1
Menyelamatkan Bahasa Ibu
Aktif di Lembaga Luar Kampus, Bantu Agis Jadi Wisudawan Terbaik FSH
Didampingi Tim Medis, Maba Penyandang Disabilitas Leluasa Ikuti Keseruan PBAK 2023
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sempat Gagal Masuk Kedokteran, Zakiyatul ‘Ulya Kini Jadi Wisudawan Terbaik FSH
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sempat Gagal Masuk Kedokteran, Zakiyatul ‘Ulya Kini Jadi Wisudawan Terbaik FSH
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?