Mimpi Kosong

1 Min Read
Ilustrasi ruangan kosong (istockphoto.com).
Mimpi Kosong, Puisi Mimpi Kosong, Sastra Soeket teki, Sastra Amanat, Puisi Amanat, SKM Amanat
Ilustrasi ruangan kosong (istockphoto.com).

Langkahku gemetar di lorong kegelapan,

Menyatu dengan seruan yang merayap dalam hening,

Ketakutan merajai setiap napas,

Aku, labirin dalam kekosongan.

 

Di dunia tanpa warna, aku hanyalah bayangan,

Dilanda pertanyaan tanpa jawaban,

Apakah aku tercipta, atau hanya ilusi?

Dalam tarian kesendirian, aku terhanyut, terombang-ambing dan kehilangan kendali.

 

Bisikan-bisikan terdengar dari kejauhan,

Mereka menertawakan keniscayaan yang aku anggap ketidakpastian,

Dalam sinar cahaya mereka menuai kebahagiaan,

Sementara aku, terperangkap dalam gusar, begitu gelap dan membingungkan.

 

Dentuman berdenyut di kepala,

Seperti bayi yang meronta dalam pikiranku,

Aku terjebak kegelisahan penuh sedu

Memperjuangkan waktu yang hanya membisu

 

Dalam dunia yang kosong, aku mencari validasi,

Merindukan kilau cahaya di ujung terowongan,

Namun, antrean kekecewaan hanya melambai,

Dan aku terhanyut dalam riak gelombang yang tak berkesudahan.

 

Semarang, 18 April 2024

Ahmad Kholilurrokhman (Warga Kampoeng  Sastra Soeket Teki) 

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.