6 Transformasi Penting di Sektor Kesehatan Menurut Menkes RI

1 Min Read
Tangkapan gambar Budi Gunadi Sadikin sedang memaparkan materi dalam acara NU Health Summit 2023 di Kampus 3 UIN Walisongo, Jumat (11/8/2023). (Dok. Khusus).
Menkes RI, Budi Gunadi, Transformasi di Sektor Kesehatan, UIN Walisongo
Tangkapan gambar Budi Gunadi Sadikin sedang memaparkan materi dalam acara NU Health Summit 2023 di Kampus 3 UIN Walisongo, Jumat (11/8/2023). (Dok. Khusus).

amanat.id- Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) mengadakan acara Nahdlatul Ulama Health Summit 2023 di Gedung Prof. TGK. Ismail Yaqub Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Jumat (11/8/2023).

Acara yang bertemakan “Orkestrasi Harakah Kesehatan mengawali Abad Kedua” turut menghadirkan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), Budi Gunadi Sadikin sebagai pembicara.

Budi menjelaskan pentingnya transformasi di sektor kesehatan terutama untuk lembaga kesehatan Nahdlatul Ulama (NU).

“Di tahun 2030-2035 adalah puncak demografis. Penting dilakukan transformasi di sektor kesehatan terutama oleh teman-teman NU agar bangsa kita tetap sehat,” ujar Budi.

Untuk memastikan kesiapan lembaga kesehatan, ia menerangkan ada 6 transformasi penting di sektor kesehatan yang harus dilakukan.

“Untuk memastikan kita siap menjelang bonus demografi itu ada enam transformasi, yang paling penting menjaga masyarakat tetap sehat, layanan rumah sakit, serta pemberdayaan dokter spesialis,” terangnya.

Ia menambahkan, pembiayaan kesehatan, obat-obatan dan alat kesehatan, serta digitalisasi kesehatan juga termasuk transformasi yang harus dilakukan.

“Transformasi selanjutnya ada pembiayaan kesehatan, obat-obatan dengan alat kesehatannya, dan digitalisasi kesehatan penting untuk pemerataan layanan kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Eka Rifnawati
Editor: Revina

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.