Tingkatkan Toleransi dan Kebhinekaan, Rumah Moderasi Beragama Adakan Seminar Terbuka

1 Min Read
Foto ketiga pemateri dan moderator pada saat acara seminar terbuka Indonesia rumah bersama di gedung teater rektorat lantai 4 UIN Walisongo, Semarang, Selasa (13/12/2022).
Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo
Foto ketiga pemateri dan moderator pada saat acara seminar terbuka Indonesia rumah bersama di gedung teater rektorat lantai 4 UIN Walisongo, Semarang, Selasa (13/12/2022).

amanat.id- Dalam acara seminar terbuka bertema “Indonesia Rumah Bersama” yang diadakan di UIN Walisongo, terdapat tiga pemateri yang menyampaikan cara untuk merawat kebhinekaan dalam bingkai keindonesiaan, Selasa (13/12/2022).

Koordinator Sekretariat Nasional Gusdurian, Jay Akhmad menjadi salah satu pemateri pada acara ini. Jay menjelaskan pentingnya keterbukaan diri.

“Keterbukaan itu berasal dari dalam diri, sering kali kita merasa sudah menerima (red. perbedaan), tetapi pada dasarnya belum menerima,” ujarnya.

Jay Akhmad mengatakan bahwa keberagaman sering menyebabkan penindasan.

“Tetapi kita bukanlah bagian dari mereka yang melakukan (red. penindasan) itu, justru kita menjadi teman bagi yang tertindas. Hal penting yang harus kita lakukan kepada mereka adalah menguatkan,” tegasnya.

Kurnia selaku Kongregasi Suster Penyelenggara Ilahi, dalam pemaparan materinya juga mengingatkan untuk saling mencintai.

“Kita harus saling mencintai sesama seperti kita mencintai diri sendiri,” ujarnya.

Reporter: Wahyu Wulandari
Editor: Rizkyana M. 

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.