By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
SeARCH
Have an existing account? Sign In
Follow US
ArtikelMilenial

Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?

Last updated: 21 Juni 2022 6:51 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 20 Juni 2022
Share
SHARE

 

Ilustrasi basa-basi dalam obrolan.
Ilustrasi basa-basi dalam obrolan. (Sumber: pixabay)

Ketika bertemu seseorang, tak jarang kita melontarkan sebuah pertanyaan untuk sekadar mencairkan suasana. Pertanyaan itu acapkali menjadi pemanis bibir serta pelengkap dalam obrolan atau bisa disebut sebagai basa-basi.

Di Indonesia, kebiasaan basa-basi sering dilakukan seperti di Jawa sebagai bentuk sopan santun terhadap orang lain. Mereka yang memiliki kebiasaan ini biasanya dianggap sebagai pribadi yang ramah.

Namun, kebiasaan berbasa-basi terkadang menimbulkan kesalahpahaman karena tiap orang memiliki tanggapan yang berbeda. Bagi mereka yang sering menerimanya akan terkesan lebih acuh dan menanggapi sebagai candaan belaka.

Misalkan saja ketika seseorang menawarkan untuk berkunjung ke rumahnya, tetapi si lawan bicara menganggapnya sebagai basa-basi dan mengiyakan dengan bergurau. Jawaban dari lawan bicara itu diamini dengan mempersiapkan perjamuan sang tamu yang sebenarnya tidak bisa datang.

Tak hanya itu, seseorang yang berbasa-basi dengan menanyakan hal sensitif, bukannya mencairkan suasana justru menyakiti perasaan orang lain. Misalnya dengan pertanyaan “Kapan kerja?”, seseorang yang sudah memiliki pekerjaan tentu akan menjawab pertanyaan ini dengan mudah. Namun, untuk orang yang sedang mencari pekerjaan, pertanyaan ini menjadi enggan untuk menjawab.

Dewasa ini, generasi muda sudah jarang berbasa-basi dan lebih to the point. Menyampaikan sesuatu dengan tujuan pokoknya dianggap lebih efektif dan efisien, terutama bagi orang yang sibuk dan disiplin.

Namun, basa-basi juga bisa berhasil dilakukan dengan mengetahui latar belakang dan situasi lawan bicara. Basa-basi mengenai topik yang hangat diperbincangkan di masyarakat bisa menjadi awal pembicaraan. Dengan hal ini, bisa menimalkan pembicaraan omong kosong di awal obrolan.

Falenti Nikmatul Anisyah

Fenomena LGBT di Indonesia
Pengaruh Kedekatan Psikologis Ayah-Anak Terhadap Kesehatan Mental Anak
September Hitam, Melawan dengan Merawat Ingatan
Nyala Perlawanan dalam “Lagu Hidup”
Dekonstruksi Identitas dan Usaha Pemaknaan Diri di Ruang Virtual
TAGGED:artikel milenialTips komunikasi
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Pemilwa, Pemilwa UIN Walisongo, DEMA UIN Walisongo, KPM UIN Walisongo, UIN Walisongo, Pemilwa 2024
UIN WalisongoVaria Kampus

KPM Nilai Minimnya Pendidikan Politik Picu Banyaknya Calon Tunggal di Pemilwa 2024

Rizki Gojali
25 Desember 2024
MA Sunniyah Selo Grobogan Raih Juara Umum Logarawa II
Nilai-Nilai Kehidupan Gus Dur
Lewat Seminar Bahasa UKM Masa Ajak Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Alasan Mahasiswa Wajib Paham Investasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?