By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 8 Komitmen Ulama Perempuan untuk Jaga Keutuhan NKRI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

8 Komitmen Ulama Perempuan untuk Jaga Keutuhan NKRI

Last updated: 18 Juli 2018 12:00 pm
Riduwan
Published: 29 Maret 2018
Share
SHARE
Peserta halaqoh ulama perempuan se-Jawa saat membacakan delapan komitmen sikap di Hotel Aston Semarang, Kamis (29/3/2018). (Humas Panitia Halaqoh)

Skmamanat.com – Halaqoh ulama perempuan se-Pulau Jawa yang dimulai sejak 27 – 29 Maret 2018, akhirnya menyatakan komitmen dan tekat bersama untuk terus menguatkan persaudaraan demi menjaga keutuhan NKRI di tahun politik.

Kesepakatan itu diambil dalam halaqah Lanjutan lanjutan di Hotel Aston, Semarang, Kamis (29/3/2018).
Berdasarkan rilis yang diterima skmamanat.com, Keputusan Bersama yang dibacakan Nyai Kamila Hamidah, pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Al Kautsar, Kajen, Pati, itu berisi sebagaimana berikut:

  1. Perlunya mengedepankan prinsip Islam dalam menjalankan amaliyah keagamaan, dengan tetap menjaga perbedaan cara pandang agama sebagaimana madzhab Ahlussunah Wal Jama’ah.
  2. Memperkuat paham Islam moderat, sebagai kekuatan Islam nusantara yang memiliki keragaman budaya, sosial dan ideologi. Dengan begitu, Negara Kesatuan Republik Indonesia akan tetap kokoh berdiri sebagai negara yang plural, menghargai segala bentuk perbedaan.
  3. Memperkuat jaringan ulama perempuan dalam upaya edukasi pencegahan tindak radikalisme dan terorisme di daerah masing-masing. Sebab, radikalisme dan terorisme yang masuk ke ranah generasi muda ikut mengancam kesatuan negara.
  4. Meneguhkan pentingnya toleransi beragama sebagai pilar penting persatuan dan kesatuan Indonesia.
  5. Meneguhkan kembali Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-undang Dasar 1945 sebagai ideologi bangsa yang tidak dapat digantikan dan tetap perlu mendorong pelaksaan di tengah masyarakat.
  6. Menjaga persaudaraan lahir dan batin di tahun politik. Perbedaan pilihan bukan satu-satunya cara untuk memutus tali silaturrahmi. Maka, kedewasaan berpolitik bagi ulama perempuan menjadi sangat penting.
  7. Menolak segala bentuk berita bohong (hoax) dan menghentikan segala cara ujaran kebencian, sebagai solusi menghentikan fitnah yang memecah belah bangsa.
  8. Meminta kepada wakil rakyat untuk menjaga harga diri dengan berucap dan bersikap dengan sopan dan beradab.

Pengasuh Pondok Pesantren Thariqah Mu’tabarah Semarang, Nyai Jauharotul Farida mengatakan, sikap itu diambil sebagai bentuk ketegasan peran ulama dalam mendirikan dan menyatukan seluruh kelompok masyarakat, serta membentuk konsensus bersama melawan kolonialisme dan membentuk negara berdaulat.

“Ulama perempuan siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tegas wanita yang juga Kepala Pusat Studi Gender dan Anak UIN Walisongo itu.

Reporter: Riduwan

Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Aksi, Pedagang Terkena Imbasnya
Fakta Kematian 18 Kasus Positif Covid- 19 di Jateng
Beda Arah Konsolidasi Sebabkan Aksi Tuntutan Prabowo-Gibran Terbagi Dua Massa
Makna Tema Dies Natalis ke-54 UIN Walisongo Menurut Nizar Ali
UIN Walisongo Selenggarakan Halaqah Ulama Perempuan
TAGGED:dies natalis ke-48 uin walisongodies natalis uin walisongohalaqoh ulama perempuan nusantara
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Ilustrasi seseorang menemukan makna kehidupan (istockphoto.com)
Esai

Alegori Kehidupan yang Absurd

Moehammad Alfarizy
8 Januari 2025
Kabar Gembira! Pendaftaran Wisuda UIN Walisongo Periode Februari 2026 Diperpanjang
Sema Upayakan Solusi Bagi Mahasiswa yang Telat Bayar UKT
Jalin Komitmen dan Silaturahmi, SKM Amanat Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja
SK Kepengurusan WSC yang Terancam Ditahan
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: 8 Komitmen Ulama Perempuan untuk Jaga Keutuhan NKRI
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: 8 Komitmen Ulama Perempuan untuk Jaga Keutuhan NKRI
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?