By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Fakta Kematian 18 Kasus Positif Covid- 19 di Jateng
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
kasus corona
Petugas membawa peti jenazah pasien virus Corona di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Senin, (30/03/2020) (Dok. Antara)
Regional

Fakta Kematian 18 Kasus Positif Covid- 19 di Jateng

Last updated: 4 April 2020 6:38 pm
Ibnu A
Published: 4 April 2020
Share
SHARE
kasus corona
Petugas membawa peti jenazah pasien virus Corona di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta, Senin (30/03/2020) (Dok. Antara)

Amanat.id- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan fakta kematian 18 kasus positif Corona di Jawa Tengah. Disebutnya, selama ini pasien yang meninggal memiliki penyakit bawaan, Jumat (03/04/2020).

Dari hasil laporan yang dia terima, 11 kasus positif Corona di Jateng dinyatakan sembuh dan tak memiliki penyakit bawaan.

“Kalau kita melihat dari 11 yang sembuh itu, sebenarnya variannya cukup banyak. Rata-rata tidak ada penyakit bawaan,” katanya.

Selain itu, tak sedikit pula pasien meninggal memiliki riwayat perjalanan dari daerah episentrum virus Corona di Indonesia maupun luar negeri.

“Ada banyak yang kejadian, misalnya mereka datang dari luar negeri di sana sudah sakit terus dibawa ke sini terus meninggal. Itu contoh saja,” ujarnya.

Per 3 April, di Jawa Tengah telah terjadi 114 kasus Positif Corona. Dengan rincian, 85 masih dalam perawatan, 11 sembuh dan 18 telah meninggal. Dari 18 yang meninggal itu, hanya empat orang yang berusia di bawah 50 tahun.

Ganjar menyebutkan, pada 8 Maret ada dua kasus meninggal, yakni satu perempuan berusia 59 tahun dan lelaki berusia 60 tahun. Kemudian 13 Maret perempuan 44 tahun. Pada 21 Maret laki-laki usia 77 tahun, 25 Maret laki-laki usia 22 tahun, 28 Maret laki-laki usia 65 tahun, 29 Maret laki-laki usia 70 tahun, dan 31 Maret laki-laki usia 62 tahun.

Selanjutnya pada 1 April ada tujuh yang meninggal. Yakni lima laki-laki usia 64, 69, dan 45, 56, dan 43 tahun serta dua perempuan usia 67 dan 72 tahun. Terakhir pada 2 April ada dua laki-laki meninggal usia 64 tahun dan 73 tahun.

Pada 2 April juga ada satu lagi yang meninggal. Data di Dinkes Jateng masih berstatus PDP dengan hasil tes yang belum diterima.

“Tapi kemungkinan besar positif,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengklarifikasi siaran pers Pemerintah Pusat pada 3 April yang menyebut kasus meninggal di Jawa Tengah bertambah 11.

“Bukan hari ini meninggal sebelas. Itu akumulasi sejak pertama sama yang kemarin. Sehingga kita yang sejak pertama mencatat, tiba-tiba ada angka sebelas yang dimasukkan. Kita juga kaget tadi membacanya. Maka setelah di clearance tidak ada. Itu akumulatif,” katanya.

Ganjar juga menegaskan selaku menerima laporan real-time dari jajarannya ketika ada penambahan kasus. Tapi khusus untuk kasus pasien positif Corona yang meninggal, Ganjar menyampaikan pihak rumah sakit mesti melakukan clearance terlebih dahulu.

“Kalau kita sudah ada datanya. Pusat baru menginformasikan ini. Karena setiap ada yang meninggal mereka (rumah sakit) clearance dulu baru dilaporkan ke kita. Maka seringkali laporannya terlambat. Tidak otomatis ketika ada yang meninggal laporannya langsung masuk ke kita,” jelasnya.

Reporter: Ibnu A.

Cegah Abrasi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tanam 2020 Mangrove
Kemenag Jateng bersama WHDPC Gelar Asesmen Kepala Madrasah dan Kepala TU se-Jateng
Berbeda Hasil Konsolidasi Sebabkan Demo “Semarang Menggugat” Terlaksana di Dua Tempat Berbeda
Gelar Aksi di Bulan Puasa, PKL Kebanjiran Rezeki
Said Aqil Siradj: Warga NU tidak Punya Musuh, yang Mereka Punya adalah Saudara
TAGGED:fakta coronaganjar pranowojatengkematian pasien coronapenyakit bawaan
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
ArtikelMilenial

Perlukah Basa-Basi untuk Memulai Obrolan?

Redaksi SKM Amanat
20 Juni 2022
Berkat Jaga Komitmen, Kunci Reza Arinal Haq Sandang Predikat Wisudawan Terbaik FISIP
Wisudawan UIN Walisongo Ber-IPK 3,93 Ini Ternyata Aktifis Organisasi
Pentas Teater Koin FEBI UIN Walisongo “Mantep”: Kisah Kelam Dispensasi Nikah
Sempat Terhalang Ekonomi, Tak Halangi Sekar Sabet Wisudawan Terbaik FITK
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Fakta Kematian 18 Kasus Positif Covid- 19 di Jateng
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Fakta Kematian 18 Kasus Positif Covid- 19 di Jateng
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?