By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perluas Akses Pendidikan, FISIP UIN Walisongo Rencanakan Bentuk Tiga Prodi Baru
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
FISIP UIN Walisongo, Prodi Baru FISIP, Pembukaan Prodi Baru, Prodi UIN Walisongo, UIN Walisongo
Seseorang sedang berjalan di depan Dekanat FISIP UIN Walisongo, Jumat (14/3/2025). (Amanat/Azkiya).
UIN WalisongoVaria Kampus

Perluas Akses Pendidikan, FISIP UIN Walisongo Rencanakan Bentuk Tiga Prodi Baru

Last updated: 18 Oktober 2025 12:46 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 18 Oktober 2025
Share
SHARE
FISIP UIN Walisongo, Prodi Baru FISIP, Pembukaan Prodi Baru, Prodi UIN Walisongo, UIN Walisongo
Seseorang sedang berjalan di depan Dekanat FISIP UIN Walisongo, Jumat (14/3/2025). (Amanat/Azkiya).

Amanat.id– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berencana membuka tiga Program Studi (Prodi) baru, yaitu Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Serta Perpustakaan dan Sains Informasi, Kamis (16/10/2025).

Pembentukan tiga prodi baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan di FISIP UIN Walisongo.

Wakil Dekan I FISIP UIN Walisono, Tolkhahul Khoir menjelaskan Prodi Hubungan Internasional dan Administrasi Publik saat ini masih dalam masa moratorium dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis).

“Untuk Hubungan Internasional dan Administrasi Publik, saat ini masih dalam masa moratorium, sehingga belum bisa dibuka karena kebijakan dari Diktis,” ujarnya.

Sementara itu, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi masih menunggu hasil sidang Senat yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.

“Sementara itu, untuk Perpustakaan dan Sains Informasi sedang menunggu sidang Senat Universitas bulan depan. Setelah itu, akan ada keputusan Senat terkait pertimbangan pembukaan Prodi tersebut,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, pembukaan Prodi baru di FISIP telah direncanakan sejak tahun 2024 dengan mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur fakultas.

“Prodi Hubungan Internasional dan Administrasi Publik sudah direncanakan akhir tahun 2024, untuk prodi Perpustakaan dan Sistem Informasi di tahun 2025 ini, dan Fakultas juga sudah memiliki kesiapan dari sisi SDM dan infrastruktur. Jadi, secara internal kami siap jika izin pembukaan prodi diberikan,” ungkapnya.

Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi sendiri, lanjutnya, sudah memiliki tenaga pustakawan yang siap menjadi dosen serta bekerja sama dengan Perpustakaan UIN Walisongo yang sudah berakreditasi unggul.

“Khusus untuk Perpustakaan dan Sains Informasi, kami memiliki sumber daya pustakawan yang kompeten dan siap diangkat menjadi dosen. Sementara untuk Perpustakaan dan Sains Informasi, kami bekerja sama dengan Perpustakaan UIN Walisongo yang sudah terakreditasi unggul. Itu nantinya akan menjadi laboratorium utama bagi mahasiswa,” jelasnya.

Ia mengatakan adanya moratorium nasional dan kebijakan internal UIN Walisongo yang mengharuskan jumlah program studi non-keislaman tidak melebihi program studi keislaman sempat menjadi kendala dalam proses pembukaan prodi baru FISIP.

“Secara kebijakan universitas, jumlah program studi non-keislaman tidak boleh lebih banyak dari program studi keislaman. Selain itu, moratorium nasional juga menjadi kendala utama,” katanya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Tolkhahul tetap optimis dan menargetkan setidaknya Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dapat resmi dibuka dan menerima mahasiswa baru pada tahun 2026.

“Untuk dua prodi yang masih moratorium, kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah. Namun, untuk Perpustakaan dan Sains Informasi, InsyaAllah kami targetkan tahun 2026 sudah bisa dibuka dan menerima mahasiswa baru,” ucapnya.

Ia berharap jika prodi baru sudah diresmikan dan sudah bisa menerima mahasiswa baru, masyarakat dapat memanfaatkan prodi tersebut.

“Kami berharap masyarakat yang memiliki minat di bidang sosial-politik dan informasi bisa ikut mendukung dan berkolaborasi dengan fakultas. Jika nanti prodi baru ini sudah dibuka, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja,” harapnya.

Mahasiswa Ilmu Politik, Farah menilai langkah ini strategis dan relevan, terutama karena dua prodi di FISIP UIN Walisongo telah terakreditasi unggul.

“Menurut saya, rencana penambahan prodi ini cukup strategis dan relevan, apalagi dua prodi di FISIP sudah terakreditasi unggul,” katanya.

Ia menambahkan bahwa FISIP UIN Walisongo perlu memperioritaskan peningkatan kualitas akademik dan memperluas kerja sama dengan mitra eksternal.

“Sebaiknya FISIP meningkatkan kualitas akademik dan kerja sama dengan mitra terlebih dahulu sebelum membuka prodi baru, agar pengembangannya lebih optimal,” pungkasnya.

Reporter: Faiq Muhammad Saputra (Cakruma SKM Amanat 2025)

Editor: Romaito

DEMA-U Keluarkan Surat Pengajuan Dana Muawanah dan UPZ
Tak Perlu Repot Datang, Begini Cara Gunakan Layanan SMS Perpustakaan Pusat UIN Walisongo
Berkat Unggahan 5.712 Video Moderasi Beragama, UIN Walisongo Pecahkan Rekor MURI
Tiga Prodi di UIN Walisongo Jadi Favorit SBMPTN 2020
Sambut Malam Puncak Dies Natalis ke-52, UIN Walisongo Hadirkan Habib Syech
TAGGED:fisip uin walisongopembukaan prodi baruprodi baru fisipprodi uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Akademik

Masih Ada Harapan, FDK Perpanjang Waktu Pendaftaran Munaqosah

Syafiun Najib
14 Juli 2018
Kolektivitas Seni Trie Utami dalam Lakon Srintil
Malam Ini Pengumpulan Berkas Pendaftaran Calon Kru SKM Amanat akan Ditutup
7 Aktivitas yang Biasa Dilakukan Mahasiswa UIN Walisongo Saat Libur Panjang
Samar
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Perluas Akses Pendidikan, FISIP UIN Walisongo Rencanakan Bentuk Tiga Prodi Baru
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Perluas Akses Pendidikan, FISIP UIN Walisongo Rencanakan Bentuk Tiga Prodi Baru
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?