Pemuda Tanpa Esok

1 Min Read
Ilustrasi puisi pemuda tanpa esok (istockphoto.com).
Pemuda tanpa esok, Puisi pemuda tanpa esok, Puisi SKM Amanat, Sastra Soeket teki, SKM Amanat, Kampoeng sastra soeket teki
Ilustrasi bayangan seseorang  (istockphoto.com).

Jam dinding mengusik telinga
Mengganggu raga tidak siaga
Batin pun enggan rasanya
Menerpa badai tidak jelas ujungnya

Sungguh,
Nyaman ini tak pernah membuatku jera
Rasa hangat membuat lupa
Masih ada hari esok juga lusa

Di sana kutemukan damai
Peluk hangat di atas tumpukan kapuk lembut
Jatuh dalam ruang kosong tak berujung
Mendambakan gelap, membenci cerah

Aku tahu harus pergi
Membangun asa, berjalan sesuai rima
Tapi sekali lagi
Dia merayuku, terjatuh lagi

Semarang, Juni 2024
Tazakka Nafis (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)

Share This Article
Surat Kabar Mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Untuk mahasiswa dengan penalaran dan takwa.