
Jemarimu terus menari
Merangkai setiap tutur dari hatimu
Menjelma menjadi rangkaian yang utuh
Lalu hidup dan memberi makna
Ku tanya padamu perihal kabar
Lalu cerminan jiwamu menjawab
“Cukup aku di sini menghiburmu
Lewat bagianku yang lembut maupun berani”
Satu rindu, satu kata dari pikirmu
Coretanmu mengurai peluhku
Dalam menanti hadirmu esok
Riuh rasaku lewat membacamu
Semarang, 25 Januari 2026
Putri Natasya Islamadina (Warga Kampoeng Sastra Soeket Teki)


