
Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI) adalah salah satu program studi di Fakultas Usluhuddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Program studi ini mengintegrasikan seni dan arsitektur dengan nilai-nilai islami agar para lulusannya dapat menjadi perancang, peneliti, dan praktisi di bidang kreatif yang dapat berkontribusi pada pengembangan seni dan arsitektur dengan nilai peradaban islam sebagai dasarnya di era modern.
Jika anda adalah calon mahasiswa baru yang ingin memilih atau sudah lolos ujian masuk perguruan tinggi di prodi ISAI tentu akan merasa asing dengan dunia perkuliahan yang memiliki sedikit perbedaan dengan lingkungan sekolah dahulu. Tulisan ini akan membahas apa saja yang harus di persiapkan oleh mahasiswa baru di prodi ISAI UIN Walisongo Semarang.
1. Persiapan Mental
Perkuliahan akan terasa sedikit berbeda dengan sekolah yang pernah di jalani. Akan ada perbedaan pada jam perkuliahan, durasi, tugas dengan tenggat waktunya yang kadang berdekatan, sampai lingkungan perkuliahan yang membutuhkan proses adaptasi. Selain itu, anda juga harus mempersiapkan diri untuk belajar di bawah tekanan dan mulai untuk mengatur waktu yang anda miliki agar deadline dari tugas-tugas yang diberikan tidak menumpuk.
2. Persiapan Fisik
Selain mental, fisik juga perlu dipersiapkan karena tidak semua orang terbiasa dengan cuaca panas semarang. Jika anda berasal dari daerah dingin atau sejuk seperti daerah dataran tinggi tentu akan mudah bagi anda merasa tidak nyaman dengan suhu panas atau bahkan mengalami overheat karena cuaca di Semarang. Jadi kondisikan tubuh anda agar ada di kondisi yang baik.
3. Persiapan alat
Saat memasuki perkuliahan, terutama di prodi ISAI kalian perlu membeli tambahan alat seperti sketchbook, cat, kuas, drawing pen, dan berbagai alat lainnya karena di semester awal kita akan bertemu mata kuliah yang membutuhkan peralatan-peralatan melukis seperti di gambar bentuk Lukis dan dwimatra. Kalian juga harus mulai menyisihkan uang untuk keperluan membeli laptop dengan spesifikasi yang cukup tinggi karena software arsitektur seperti AutoCAD dan SketchUp membutuhkannya untuk bekerja secara optimal. Anda dapat menyiapkan dana tersebut sejak menjadi mahasiswa baru dan bisa menunda pembelian saat di semester awal karena laptop baru dibutuhkan saat anda mulai mempelajari software-software arsitektur di tingkat yang lebih Tinggi.
4. Persiapan skill
Sebagai seorang calon arsitek, skill dasar seperti menggambar dan mengoperasikan software arsitektur cukup penting. Jika anda tidak mempunyai skill ini bukan berarti anda tidak cocok dengan prodi ISAI. Anda bisa mulai mempelajarinya dari sekarang dan melanjutkannya selama perkuliahan dengan arahan dari senior juga teman-teman baru yang tidak akan segan untuk membantu jika ada kesulitan dalam prosesnya.
Selain 4 hal tadi anda juga perlu untuk mulai mengatur waktu agar tugas-tugas tidak menumpuk yang pada akhirnya membuat anda bergadang untuk menyelesaikannya. Anda juga dapat berjalan-jalan untuk mengamati bangunan-bangunan di sekitar sebagai referensi untuk tugas dan obyek untuk mengasah kemampuan sketsa. Jika anda mempunyai kebingungan pada tugas jangan sungkan untuk bertanya pada para senior di ISAI.
Itulah beberapa hal yang kalian anda perlu persiapkan sebelum memasuki prodi ISAI di UIN Walisongo. 4 hal ini bisa kalian persiapkan secara bertahap sebelum atau saat menjalani perkuliahan kalian di UIN Walisongo.
Penulis: Muhammad Maulana
Editor: Gojali


