By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Beredar Informasi Kembalinya Sistem Parkir Berbayar di UIN Walisongo, Kabag Umum: Masih Wacana
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Parkir Berbayar, Parkir Berbayar UIN Walisongo, Parkir UIN Walisongo, Parkir Macet, UIN Walisongo
Kemacetan menjalar hingga 350 meter di depan pintu keluar Kampus 2 UIN Walisongo, Senin (25/6/2018). (Amanat/Agus).
UIN WalisongoVaria Kampus

Beredar Informasi Kembalinya Sistem Parkir Berbayar di UIN Walisongo, Kabag Umum: Masih Wacana

Last updated: 12 Juni 2025 12:11 am
Redaksi SKM Amanat
Published: 12 Juni 2025
Share
SHARE
Parkir Berbayar, Parkir Berbayar UIN Walisongo, Parkir UIN Walisongo, Parkir Macet, UIN Walisongo
Kemacetan menjalar hingga 350 meter di depan pintu keluar Kampus 2 UIN Walisongo, Senin (25/6/2018). (Amanat/Agus).

Amanat.id– Semenjak diberhentikan sekitar tahun 2020, informasi dikembalikannya sistem parkir berbayar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo santer dibicarakan mahasiswa, Selasa (10/6/2025).

Sebelumnya pada tahun 2018 dengan alasan sering terjadinya pencurian motor (curanmor), UIN Walisongo menerapkan sistem parkir berbayar. Namun, penggunaan sistem parkir berbayar tersebut dianggap tidak efektif dan menimbulkan masalah lain, yaitu kemacetan yang cukup panjang.

Kepala Bagian (Kabag) Umum UIN Walisongo, Muhammad Munif mengatakan parkir berbayar di lingkungan UIN Walisongo masih menjadi wacana.

“Terkait parkir berbayar itu masih wacana,” katanya, Selasa (10/6).

Munif mengaku pemberlakuan parkir berbayar tergantung pada kebijakan bagian Bisnis UIN Walisongo.

“Jadi atau tidaknya itu masih menunggu keputusan atasan karena kebijakan tersebut dari Kepala Biro dan Bagian Bisnis,” tuturnya.

Ia juga mengatakan kampus yang sudah berstatus PTN BLU (Badan Layanan Umum) dapat menarik biaya untuk beberapa penggunaan fasilitas kampus.

“Kampus yang sudah PTN BLU dan PTN BH itu boleh menarik keuntungan, misal aula kalau hari Sabtu dan Minggu biasanya disewakan,” jelasnya.

Munif juga menuturkan banyak perguruan tinggi yang sudah menerapkan sistem parkir berbayar.

“Seperti Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan UIN Jakarta itu sudah menerapkan parkir berbayar,” ucapnya.

Dalam mengantisipasi adanya kemacetan, sambungnya, portal parkir dapat dipindahkan ke depan Auditorium Kampus 3.

“Portal parkir yang ada di depan gerbang Kampus 3 bisa dipindah di depan planetarium untuk menghindari antrian panjang sampai jalan pantura,” ujarnya.

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI), Wafi Ahdillah berpendapat harus ada transparansi anggaran dari parkir berbayar.

“Ketika UIN Walisongo akan mengadakan wacana parkir berbayar, birokrasi patut dipertanyakan atas transparansi dananya,” katanya.

Menurutnya anggaran birokrasi yang boros perlu dipangkas.

“Ketika kita bicara tentang keuangan birokrasi, kenapa mereka tidak memangkas anggaran-anggaran yang boros,” tambahnya.

Wafi mengatakan bahwa mahasiswa bukanlah objek untuk mendapatkan keuntungan semata.

“Mahasiswa bukan sapi perah yang menjadi objek keuntungan semata,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Heromando merasa parkir berbayar lebih memberikan efek buruk kepada mahasiswa.

“Mau bagaimana pun saya tidak setuju, Pasti lebih banyak efek buruknya daripada efek baiknya,” katanya.

Ia mengaku akan mendukung kebijakan tersebut apabila pihak kampus dapat memberikan sistem dan tanggung jawab yang baik.

“Kalau pihak kampus berani bertanggung jawab ketika ada mahasiswa yang kehilangan helm dan motor saya baru setuju,” tutupnya.

Reporter: Mohamed Oesman
Editor: Moehammad Alfarizy

Lolos Berjualan di Dalam Kampus, Komandan Satpam Akui Kurangnya Keamanan
SKM Amanat UIN Walisongo Juara 3 Website Terbaik Ajang LPM PTKI Challenge
Adakan Show Up, ULC Tampilkan Berbagai Pentas Seni
Rushan Abbas: Penindasan Muslim Uyghur di Cina Bentuk Kejahatan Genosida
UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan Anugerah Humas Kemenag Award 2024
TAGGED:parkir berbayarparkir berbayar uin walisongoparkir macetparkir uin walisongouin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Youtuber Fathia Izzati Berbagi Teknik Personal Branding Kepada Mahasiswa UIN Walisongo

Fitrya Madani
4 Oktober 2019
Civitas Academica Tetap Bayar 50%, Begini Tanggapan Mahasiswa dan Kepala Planetarium
Daftar Calon Kru Magang SKM Amanat yang Lolos ke Tahap Workshop 2017
Sebelum Tes, Yuk Lihat Denah Lokasi UM-PTKIN di UIN Walisongo
UIN Walisongo Adakan Ngaji Budaya dan Peluncuran Buku Karya Rektor
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Beredar Informasi Kembalinya Sistem Parkir Berbayar di UIN Walisongo, Kabag Umum: Masih Wacana
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Beredar Informasi Kembalinya Sistem Parkir Berbayar di UIN Walisongo, Kabag Umum: Masih Wacana
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?