By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Omnibus Law Jadikan Negara Tak Bisa Melindungi Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Search
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Umi Hanik menyampaikan materis saat talk show Omnibus Law di Auditorium I Kampus 1 (12/03/2020) (Amanat/Fikri)
Varia Kampus

Omnibus Law Jadikan Negara Tak Bisa Melindungi Perempuan

Last updated: 13 Maret 2020 9:02 am
Amelia Anisatul Khoiriyah
Published: 13 Maret 2020
Share
SHARE
talk show omnibus law
Umi Hanik memberi penjelasan perempuan adalah kelompok yang dirugikan dalam talk show omnibus law di Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, (12/03/2020) (Amanat/Fikri).

Amanat.id- Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo gelar Talk Show omnibus law yang bertajuk “Karpet Merah untuk Investor, bikin untung apa buntung?” dengan menghadirkan Narasumber dari LRC KJHAM Semarang, Umi Hanik, Kamis (12/03/2020).

Dalam acara yang berlangsung di Auditorium I Kampus 1 UIN Walisongo, Umi menjelaskan adanya kelompok rentan akibat omnibus law. Menurutnya, kelompok rentan yang paling terdampak yaitu perempuan.

“Memang di pasal tidak disebutkan satu katapun yang menyinggung perempuan, namun di sini perempuan justru akan menjadi kelompok rentan yang paling terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Umi pasal yang merugikan tersebut salah satunya yaitu pasal yang tidak melindungi reproduksi perempuan.

“Pasal yang tidak melindungi reproduksi wanita yaitu pasal yang menghapuskan cuti haid, melahirkan, dan keguguran. Gila apa? Perempuan bukan robot, masak setelah lahiran tidak ada cuti,” jelasnya.

Umi juga menjelaskan bahwa pasal lain seperti ketiadaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) juga akan menjauhkan perempuan dari kesejahteraan dan negara tidak bisa melindungi perempuan.

“Itu akan menjauhkan perempuan dari kesejahteraan dan negara pun tidak melindungi mereka,” pungkasnya.

Reporter: Amel Anisatul

Organisasi dan Kerja Paruh Waktu Tidak Menghalangi Gita Menjadi Wisudawan Terbaik FUHUM
Perspektif Psikologi Seseorang Sebelum Ada Sosmed
Kado Dies Natalis, Kini UIN Walisongo Punya 7 Jurnal Terakreditasi Peringkat 2
Dialog Publik SKM Amanat, Menjaga Kemurnian Idealisme dan Fungsi Pers Mahasiswa
Ini Daftar Nama Mahasiswa yang Lolos Verifikasi Data Bidikmisi UIN Walisongo 2017
TAGGED:Omnibus LawSema Fsttalk show ruu cipta lapangan kerjauin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Kalahkan FPK di Babak Final, Fuhum Raih Medali Emas Lomba Debat Bahasa Arab

Redaksi SKM Amanat
20 September 2019
SKM Amanat Raih Penghargaan Dalam Acara RAT Kopma Walisongo
Lantai Rusak FSH Kian Parah
Fixed Mindset vs Growth Mindset, Mana yang Harus Dimiliki?
Mahasiswa KPI UIN Walisongo Wakili Jateng di Grand Final Beauty Muslimah Indonesia
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Sosok
  • Akademik
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Omnibus Law Jadikan Negara Tak Bisa Melindungi Perempuan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Omnibus Law Jadikan Negara Tak Bisa Melindungi Perempuan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?