By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanat.idAmanat.idAmanat.id
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Monolog Musikal ‘Srintil’, Perpaduan Tiga Mantra Seni dalam Satu Pementasan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanat.idAmanat.id
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
SeARCH
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
Have an existing account? Sign In
Follow US
Regional

Monolog Musikal ‘Srintil’, Perpaduan Tiga Mantra Seni dalam Satu Pementasan

Last updated: 11 Juli 2019 4:08 pm
Rima Dian Pramesti
Published: 5 Juli 2019
Share
SHARE
Penampilan Tri Utami saat monolog musikal Srintil di Taman Budaya Jawa Tengah, Kamis (4/7/2019) (Amanat/Rima).

Amanat.id- Art Swara Production kembali mementaskan monolog musikal Srintil “Tembang Duka Seorang Ronggeng”, acara ini berlangsung di Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta, Rabu-Kamis (3-4/7/2019).

Sebelumnya, monolog musikal Srintil pernah dipentaskan di Jakarta pada akhir April lalu.

Adaptasi novel “Ronggeng Dukuh Paruk” karya Ahmad Tohari ini dipentaskan dengan konsep Monolog Musikal yang diperankan oleh penyanyi sekaligus seniman Indonesia, Tri Utami dan disutradarai oleh Iswadi Pratama, maestro Teater dan Sastrawan Indonesia.

Perpaduan musik band dan musik tradisional juga turut mengiringi pementasan sore itu. Ratusan pasang mata menikmati babak demi babak naskah dalam monolog musikal yang berlangsung selama dua jam.

Sutradara pementasan Srintil, Iswadi Pratama mengatakan, yang menarik dari pementasan monolog ini adalah konsepnya yang lain dari pada pementasan teater biasa.

“Drama musikal saja sudah biasa, nah ini monolog tapi musikal. Jadi memadukan antara tiga mantra seni, seni musik atau vocal, peran atau acting, dan korografi atau tarian, namun diperankan satu orang,” ungkapnya saat ditemui Amanat.id.

Ia juga mengatakan, perisapan pementasan ini juga tidak sebentar, sejak Januari lalu, mereka mulai latihan.

“Ini pertama kalinya Tri Utami masuk di dunia teater dan peran, sedangkan ini aktornya harus menguasai tiga mantra seni itu,” katanya.

Iswadi juga mengatakan, harapan ia dalam pementasan ini sederhana, ia ingin penonton merasa bahagia

“Saya ingin penonton berbahagia, entah berbahagia karena mendapat pertunjukan yang menarik dan menghibur, maupun berbahagia karena mendapatkan hal-hal yang bisa direflekasikan untuk dirinya,” ungkapnya.

Salah satu penonton pertunjukan asal Semarang, Tyas mengatakan ia memang sengaja dari Semarang untuk menonton ini.

“Saya memang suka dunia teater, dan kebetulan ada pementasan Srintil disini, jadi saya kemari karena saat pementasan di Jakarta saya belum sempat nonton,” ungkap Tyas, Kepala Sekolah Paud Nasional Ceria Semarang.

Reporter: Rima Dian P

Foto-Foto Aksi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan di Mapolda Jateng
KKN Kecamatan Karangawen Fokus Kembangkan UMKM dan BUMDES
Peringati Hari AIDS Sedunia, KPA Batang Adakan Orasi Aksi
Aksi Mei Menyala Sepi Massa, Korlap UIN Walisongo Angkat Bicara
Pengembangan Kota Semarang dan Pentingnya Menjaga Bumi Pertiwi
TAGGED:iswadi pratamamonolog musikal srintilronggeng dukuh parukseniman tri utamisrintil art swara
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
Varia Kampus

Antara Seni, Budaya, dan Agama di Nusantara

Redaksi SKM Amanat
29 Maret 2018
7 Tips Mendaki Gunung untuk Pemula Ala Mawapala
Peduli Kanker , Mahasiswa KKN UIN Walisongo Menyosialisasikan Kanker Payudara di Desa Kesesi
Hari Pertama Kuliah, Lahan Parkir Masih Kurang
Berbekal Tekad, Alfayn Raih Juara Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Monolog Musikal ‘Srintil’, Perpaduan Tiga Mantra Seni dalam Satu Pementasan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Monolog Musikal ‘Srintil’, Perpaduan Tiga Mantra Seni dalam Satu Pementasan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?